Resmon Sagala : Kader PP Riau Dukung AYO, Jika Membangkang Dipecat


DETEKSI.co - Pekanbaru, Suatu kehormatan bagi kader dan warga organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila yang ada di Riau ini, dipimpin oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, salah seorang kader Pemuda Pancasila, yang tidak pernah membeda-bedan suku dan agama selama memimpin Riau. Termasuk dalam hal memilih calon Wakil Gubernur Riau. Hal itu dibuktikan dengan digandengnya Suyatno yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Rokan Hilir (saat ini sedang cuti,red), untuk mewakili wilayah Pesisir Riau.

Suyatno,  seorang keturunan Jawa yang sudah menjadi warga Melayu Riau, yang hidup di Bumi Lancang Kuning ini, selama memimpin di tingkat kabupaten tidak pernah membeda-bedakan suku agama dan ras serta tidak pernah mengabaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dan hal itu juga nantinya yang akan diperbuat jika terpilih sebagai Wakil Gubernur Riau di Pilkada yang akan datang. Untuk itu, mari kita dukung AYO .

Demikian disampaikan  Resmon Sagala Komandan KOTI  (Komando Inti) Mahatidana MPW Pemuda Pancasila kepada www.riaueditor.com usai digelar, Pelantikan dirinya sebagai Komandan Lembaga Komando Inti Mahatidana MPW Pemuda Pancasila Propinsi Riau, yang dihadiri seribuan lebih warga Pemuda Pancasia, baru-baru ini.

"Suatu Kehormatan bagi kami warga PP yang berada di Bumi Melayu ini. Kami pantas memberi penghargaan kepada seluruh masyarakat riau, yang telah memberikan kepercayaan kepada Arsyadjuliandi Rahman kader PP untuk memimpin Riau.  Dan saat kembali bertarung untuk mempertahankan kedudukannya, dengan memilih Suyatno sebagai pasangannya. Kita tahu Suyatno, meskipun berdarah Jawa, namun berjiwa nasionalis. Tidak pernah membedakan suku agama dan ras serta mengabaikan segala kepentingan masyarakat.  Untuk itu, kita harus memenangkan AYO di Pilkada yang akan datang" ujar Resmon.

Lebih lanjut Resmon menegaskan,  khusus bagi warga dan kader serta keluarga besar Pemuda Pancasila mulai dari pengurus tingkat MPW,  MPC dan PAC termasuk Lembaga Komando Inti Mahatidana Pemuda Pancasila, dari semua tingkatan harus mendukung dan memenangakan Andi Rachman - Suyatno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur di pilkada yang akan datang. Karena hal itu sudah merupakan keputusan organisasi.

" Seluruh kader dan pengurus PP mulai dari MPW, MPC dan PAC harus dukung dan menangkan Andi Rachman - Suyatno sebagai Gubri dan wagubri di Pilkada yang datang, hal itu adalah keputusan organisasi", katanya.

Resmon juga menegaskan,  karena dukungan terhadap AYO sudah merupakan keputusan organisasi PP Propinsi Riau,  maka bagi kader yang membangkang akan diberi sanksi tegas, dengan melakukan pemecatan dan  SK-nya dicabut dan dibekukan. Salah satu contoh Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Siak, mulai dari MPC hingga PAC nya sudah dibekukan, karena memberikan dukungannya,  bukan kepada calon yang sudah diputuskan organisasi. Saat ini sedang penunjukan Caretaker. Dan dalam waktu dekat mereka nantinya juga, harus melaksanakan Muscalub untuk memilih pengurusnya.

"Seluruh kader dan pengurus PP se  Propinsi Riau. Harus mendukung dan memenangkan AYO,  sesuai dengan keputusan organisasi. Bagi yang membangkang akan ditindak dengan tegas, bahkan di cabut SK-nya.  Salah satu daerah MPC yang SK-nya dicabut dan dibekukan adalah MPC PP Siak, karena bertindak dan memberi dukungan diluar dukungan yang sudah diputuskan organisasi.  Sekarang sedang menyusun Caretaker. Dengan tugas segera laksanakan muscalub, untuk memilih pengurusnya", tegas Resmon.

Sementara terkait dengan banyaknya warga atau kader Pemuda Pancasila dengan latar belakang partai yang berbeda. Sementara partainya mendukung calon gubernur bukan kader PP dan bukan Partai pendukung AYO. Resmon dengan tegas menyikapinya dan mengatakan silahkan dukung calon yang didukung partainya. Dengan syarat jangan pernah bawa-bawa nama Pemuda Pancasila. Karena, jika nantinya ketahuanan dan terbukti, membawa- bawa nama PP, maka akan dikenakan sanksi tegas juga. Bagi anggota akan dicabut KTA-nya dan bagi pengurus SK-nya dicabut.

"Karena anggota dan kader ormas Pemuda Pancasila ini, ada yang berlatar belakang partai yang berbeda-beda.  Maka jika ada kader atau warga PP, karena partainya tidak menndukungnya AYO, tidak masalah. Asal jangan pernah bawa-bawa nama dan atribut Pemuda Pancasila.  Karena jika ketahuan akan ditindak dengan tegas. Bagi anggota KTA dicabut dan bagi pengurus SK nya dicabut", ucap Resmon dengan Tegas. ( Patar Simanjuntak )
Share on Google Plus

About Deteksi CO

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191