Bakar Mantan Pacar, Gerald Terancam Dihukum 15 Tahum Penjara

DETEKSI.co - Medan, Ternyata cinta bisa membutakan siapa saja, bahkan ada yang nekat mengahiri hidupnya serta nekat melakukan tindak kriminal.

Pelaku Gerald Hasibuan (27) dia nekat bertindak kriminal ingin menghabisi mantan pacarnya. Lantaran Hovonly boru Simbolon alias Ivo (27) tak ingin balikan kembali kepada Gerald Hasibuan, mebuahkan malapetaka dan pelaku Gerald tega menyiram bensin ke mantan pacarnya lalu membakar mantan pacarnya.

Anehnya, meluhat mantan pacarnya terbakar, pelaku langsung memeluk mantan pacarnya dan berniat ingin mati bersama.

Meski lolos dari maut, namun kondisi mahasiswi Pasca Sarjana Unimed asal Aceh itu luka parah. Sekujur tubuhnya melepuh dan kini dirawat intensif di RSU Columbia Medan.

Aksi pembakaran itu terjadi pada Minggu (11/10/2018) lalu, sekira pukul 01.00 WIB di kamar kos-kosan Ivo di Jalan Garu 2 B, Gang Cipta Baru, No-10, Kelurahan Harjosari I, Medan Amplas.

Awalnya, malam naas itu pelaku yang tinggal di Jalan Garu 6 Baru/Garu 8, Kelurahan Harjosari I, Medan Amplas, datang ke kos-kosan Ivo. Tujuannya untuk mengajak Ivo balikan.

Sebelum berangkat dari rumahnya, pelaku telah menyiapkan botol plastik yang berisikan bensin. Maksudnya, jika Ivo menolak balikan, pelaku berniat membakar dirinya bersama Ivo dan mati bersama-sama.

Dengan keputusan yang matang,  pelaky mendatangi kamar kos korban sekira pukul 00.30 WIB, setibanya di kamar kos korban. Lantaran tak mau membuka pintu kamar kosnya membuat emosi pelaku dan pelaku langsung mendobrak pintu kamar koa korban.

Gerald yang coba menahan emosi mengajak Ivo balikan. Ia mengaku tak bisa hidup tanpa dirinya. Tapi, Ivo justru menolak.

Setelah berhasil masuk ke dalam kamar kos korban, adu mulut pun terjadi dan pelaku melakukan pengancaman akan membakar korba jika tak ingin balikan dengannya. Tapi Ivo tak gentar dan bersikukuh tak ingin balikan dengannya.

Mendengar peryataan dari korban, pelaku langsung keluar kamar untuk mengambil botol plastik berisi bensin yang telah di persaokan pelaku di bagasi keretanya.

Namun, ketika pelaku keluar kamar, korban bergegas menghubungi temannya, Kevin Julio Pasaribu warga Jalan Bajak V, Komplek Kehutanan, Harjosari 2, Medan Amplas. Korban menyampaikan kepada Kevin Julio bahwa pelaku akan membakarnya.

Korban yang duduk di atas tempat tidur langsung disiram bensin oleh pelaku, kemudian disulut api. Ivo sontak histeris begitu api menyelimuti tubuhnya. Saat api berkobar, Gerald menarik Ivo dan memeluknya. Mereka pun terbakar besama-sama.

Beruntung Kevin datang tepat waktu. Melihat Ivo dan Gerald terbakar berpelukan, ia langsung menarik Ivo dan memadamkan kobaran api memlalap tubuh korban sembari teriak minta tolong.

Mengetahui peristiwa itu, penghuni kos-kosan pun heboh dan langsung memadamkan kobaran api di tubuh Ivo dan Gerald. Setelah api padam, keduanya langsung dilarikan ke RSU Mitra Medika Amplas berserta Kevin, yang ikut terbakar saat menarik Ivo dari pelukan Gerald.
Tapi karena luka bakar Ivo parah, ia terpaksa dirujuk ke RS Colombia, Jalan Listrik, Medan, untuk mendapat pertolongan medis yang lebih intensif.

DI RSU Mitra Medika, Gerald Hasibuan justru mengamuk. Ia marah besar karena mengetahui Hovonly alias Ivo boru Simbolon alias Ivo lolos dari maut dan dirawat di rumah sakit yang sama. Takut hal yang tak diinginkan terjadi, Gerald akhirnya dipindahkan ke RSU Imelda.

"Pelaku sempat ngamuk tadi, dia marah karena mantan pacarnya itu selamat dan dirawat di rumah sakit ini juga. Karena takut, dokter dan pihak keluarga memutuskan untuk memindahkan Gerald itu ke RSU Mintra Sejati," kata seorang perawat RSU Mitra Medika ke awak media, Selasa (13/11) siang.

Selain Gerald, Ivo juga terpaksa dipindah ke rumah sakit lain. Ia dirujuk ke RSU Colombia Medan, karena keterbatasan peralatan medis. "Pasien yang wanita juga sudah dipindahkan ke RS Colombia, karena di rumah sakit ini kekurangan peralatan medis," sambungnya.

Mengetahui kejadian itu, personil Polsek Patumbam menuju ke lokasi, tepatnya kos-kosan di Jalan Garu 2 B, Gang Cipta Baru, No-10, Kelurahan Harjosari I, Medan Amplas. Usai lakukan olah TKP, polisi lalu menuju ke RSU tempat Gerald dirawat.

"Terduga pelaku (Gerald) sudah kita amankan dan saat ini dirawat di RS Bhayangkara Medan," kata Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SH Sik, melalui Kanit Reskrim, Iptu Budiman Simanjuntak SE, MH, Kamis (15/11).

Hal senada juga diungkapkan, M Pasaribu yang tak lain ayah kandung Kevin Julio Pasaribu, pria yang menyelamatkan Ivo saat terbakar. "Ya pak, sudah dibawa polisi si Gerald ke RS Bhayangkara," sebutnya.

Ia pun mengaku bangga dengan aksi nekat yang dilakukan putranya, menyelamatkan Ivo dari kobaran api.

Atas kejadian itu, Kevin menderita luka bakar dibagiam dagu, kaki dan tubuh laimnya dan itu dirawat di ruang Paulin, kamar 302 RSU Elisabet Medan.

"Pelaku kita sangkakan dengan Pasal 187 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun," tandas Budi.(ir.Robertus)
Share on Google Plus

About DETEKSI co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191