Tangkap 2 Perampok Modus Leasing, Warga Medan Apresiasi Kinerja Polsek Patumbak

DETEKSI.co - Medan, Polsek  Patumbak menangkap RG (40) dan AS (29), pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas)  modus leasing petugas debt colector terhadap korban bernama Sarmando Saragih, warga jalan Melati No. 30A, RT  006 Kota Tebing Tinggi.

Kedua pelaku ditangkap pada Senin (27/12/2018) sekira pukul 22.00 WIB, usai minum tuak di Jalan Dame, Medan Amplas.

Pasca penangkapan itu, baik korban maupun masyarakat turut  mengapresiasi  kinerja Polsek Patumbak. 

Pasalnya, menurut warga, selama ini praktik penarikan paksa kendaraan bermotor modus leasing yang meresahkan masyarakat sudah sering terjadi, namun terkesan jarang dilakukan penindakan. 

"Kita sangat mengapresiasi kinerja petugas. Semoga Polri tetap sigap menindak para pelaku kejahatan di jalanan, khususnya yang terjadi di Kota Medan, " ujar warga bernama Jhon, menanggapi pemberitaan yang telah dimuat media cetak maupun online terkait yang dilakukan pihak kepolisian Sektor Patumbak.

Sementara itu, korban Sarmando Saragih juga mengapresiasi kinerja Kapolsek Patumbak  AKP Ginanjar Fitriadi, Kanit Resekrim Iptu Budiman Simanjuntak dan jajarannya yang telah menangkap kedua pelaku. Korban juga berterima kasih kepada insan pers yang telah mendukung penuh kinerja pihak kepolisian dalam mewujudkan situasi  Kamtibmas.

"Saya mengucapkan apresiasi yang tinggi atas kinerja Polsek Patumbak maupun jajarannya yang sigap menangkap 2 dari 6 orang pelaku peramasan kepada saya.  Saya juga berterima kasih kepada insan pers yang membantu melakukan peliputan dan pemberitaan. Mudah-mudahan tidak ada lagi kejahatan jalanan seperti yang dilakukan para pelaku kepada saya," sebut Sarmando sembari berharap keempat pelaku lainnya segera ditangkap.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sarmando Saragih, warga Jalan Melati No. 30 A RT 006, Kota Tebing Tinggi dirampok dan dianiaya kawanan yang mengaku pihak leasing saat mengangkut batu alam di Jalan Sisingamangaraja Medan Amplas, Selasa (13/11/2018) lalu, sekira pukul 14.32 WIB.

Diterangkan korban, peristiwa bermula ketika dia menyewa mobil pick up BM 8036 PE milik temannya untuk mengangkut batu alam yang dibelinya sebanyak 30m2 dari grosir di Jalan Sisingamangaraja, Km 6,7  Medan Amplas. 

Setelah batu tersebut dimuat dan dilakukan pembayaran, korban bermaksud untuk pulang.

"Saya mau pulang ke Tebing Tinggi, setelah melewati gerbang grosir seseorang menyapa saya menanyakan tujuan mau kemana. Tapi kemudian teman-temannya berdatangan dan memalangkan sepeda motor di depan mobil yang saya kendarai. Mereka mengaku dari perusahaan leasing  sambil menunjukkan beberapa lembar surat mengatakan akan menarik mobil yang saya pakai dengan alasan angsurannya menunggak selama 9 bulan,'' kata korban.

Menurut korban, dia sempat mengatakan tidak mengetahui perihal angsuran yang dimaksud dan mengatakan kalau dia hanya sebagai penyewa. 

"Saya sempat mengarahkan mereka agar saya diikuti sampai ke Tebing Tinggi supaya berjumpa sama pemilik mobil. Tapi mereka berkeras menarik mobil saat itu juga. Saya sempat bertahan dan tidak mau turun dari mobil walaupun diancam. Namun mereka  menyeret, memukul, dan memelintir tangan saya hingga terjatuh seehingga saya mengalami luka memar dan tergores di lengan," sebut korban. 

Para pelaku kata dia, melarikan mobil tersebut beserta muatannya dan 1 unit HP Android milik korban. Kejadian ini juga sempat direkam oleh salah seorang karyawan grosir batu alam. Atas kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian puluhan juta. 

Terpisah, Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi  saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/12/2018) sore mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. (ir)
Share on Google Plus

About DETEKSI co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191