7 Kali Sukses, Dua dari Tiga Pembobol ATM Dibekuk Polisi

DETEKSI.co - Medan, Polsek Sunggal Polrestabes Medan ungkap komplotan pencurian ATM dan PIN dengan cara tukar kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dilakukan ketiga tersangka, Rabu (9/1/2019).

Dari pengungkapan itu, Polsek Sunggal hanya berhasil dua dari tiga tersangka yakni, Taufik Hidayat alias Dapit (31) warga Jalan Air Bersih Ujung Komplek Residen Blok II, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Indra Widyanto Pratama Nasution (31) warga Jalan Seksama Gang Jati Bamban, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, sementara tersangka berinisial R masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Awalnya korban Iyan Suhadi (28) warga asal Mandailing Natal yang kini tinggal di Jalan Pungguk No. 20, Kelurahan Sei Sekambing B, Kecamatan Medan Sunggal menyuruh saksi Rezky Mulia (23) warga yang sama dengan korban itu untuk mengambil uang melalui counter ATM di samping SPBU Jalan Sei Mencirim Desa Payageli, Kecamatan Sunggal DS, pada Rabu (26/12/2018) silam, sekira pukul 16.00 WIB. 

Sesampainya di counter mesin ATM, Rezky Mulia (saaksi) langsung masuk ke dalam ruang ATM dan memasukkan kartu ATM Bank Mandiri milik korban, kartu tersebut tersangkut dan tidak bisa di masukkan, lalu saksi mencoba menggunakan mesin ATM BNI lagi-lagi kartu ATM Bank Mandiri itu tetap saja tidak bisa di gunakan karena tersangkut. 

Namun, ketika saksi akan meninggalkan ruang ATM, salah seorang tersangka berinisial R (DPO), menghampiri saksi dan menawarkan bantuan cara menggunakan kartu ATM tersebut. Lalu saksi memasukkan kembali kartunya kedalam lubang kartu ATM, namun tanpa disadari saksi, pelaku sudah terlebih dahulu menukar kartu ATM tersebut dengan kartu ATM lain yang warnanya serupa, lalu tersangka R (DPO) langsung meninggalkan saksi di ruang ATM itu. 

Sementara saksi kembali mencoba menggunakan kartu ATM yang sudah ditukar itu, namun tetap juga tidak bisa. Selanjutnya saksi keluar dari ruangan ATM tersebut, lalu saksi tiba-tiba dihampiri tersangka Taufik Hidayat dan berpura-pura memberikan bantuan hingga akhirnya saksi menuruti saja dengan omongan tersangka, lalu tersangka menuntun saksi agar mau memberikan nomor pin kartu ATM nya. 

Sejurus kemudian, tersangka pun berhasil mendapatkan nomor pin kartu ATM tersebut, setelah berhasil mendapatkan nomr pin ATM nya, kemudian tersangka Taufik Hidayat langsung meninggalkan saksi di ruangan mesin ATM tersebut. 

"Setelah berhasil mendapatkan nomr pin ATM nya, lalu ketiga tersangka langsung meninggalkan saksi dengan menggunakan mobil Toyota Avanza BK 1144 EB," ujar Kapolsek Sunggal, Kompol H. Yasir Ahmadi, Rabu (9/1/2019).

Setelah berhasil kabur, kemudian tersangka Indra bertugas mengambil uang ke mesin ATM sebanyak Rp 12.799.000.

Lantaran ATM nya tidak bisa dipergunakan akhirnya saksi menemui korban dan mengembalikan kartu ATM korban. Namun, Kamis (27/12/2018), sekira pukul 09.00 WIB, korban mengetahui bahwa uangnyas telah raib dari ATM miliknya. Mengetahui uangnya raib dari ATM, korban membuat laoporan polisi ke Polsek Sunggal. 

Pada Jumat (28/12/2018) kedua tersangka Taufik Hidayat alias Dapit dan Indra Widyanto Pratama Nasution berhasil ditangkap di Jalan Seksama, Kecamatan Medan Amplas oleh Opsnal Unit Reskrim Polsek Sunggal dipimpin Ipda Japry Simamora, SH, sementara tersaangka berinisial R masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Berdasarkan keterangan dari kedua tersangka, mereka bertiga pelaku sudah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 7 kali.

Di counter ATM Jalan Sei Mencirim Desa Payageli, Kecamatan Sunggal Deliserdang, di samping Dunkin Donuts Jalan Binjai Km 13,5 sebanyak dua kali, di samping SPBU daerah Binjai Kotamadya Binjai sebanyak dua kali, di Jalan TB Simatupang (Toserba), Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal dan terakhir di lokasi SPBU daerah Marelan. 

"Mereka beraksi selalu bersama-sama dengan peran masing-masing," tuturnya. 

Selain mengamankan kedua tersangka polisi juga turut mengmankan barang bukti 1 bh topi hitam, 2 unit hp merk Samsung, 2 buah pisau cutter, 1 kotak kecil tusuk gigi, 1 unit mobil merk Avanza warna hitam BK 1144 EB, 20 buah kartu ATM berbagai bank dari BNI, BRI, Mandiri, Mandiri Syariah, BCA, CIMB Niaga, 1 buah flashdisk yang berisikan rekaman CCTV saat para tersangka beraksi, 1 buah buku tabungan an. CV. Karya Sejahtera dan 1 buah kartu ATM.(ir)
Share on Google Plus

About DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191