Ditanya Mengenai Lokasi Judi & Discotiq Kasat Reskrim Polres Binjai "Bisu"

DETEKSI.co - Medan, Mulai sepanjang 2018 ‎hingga awal tahun 2019 Polres Binjai terkesan tak bernyali memberikan tindakan tegas terhadap lokasi tempat hiburan malam dan beberapa lokasi perjudian yang menonjol di wilayah hukumnya. 

Seperti Discotiq Titanic Frog di lahan ex. HGU PTPN II Sei Semayang, tepatnya di Desa Namu Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Judi game Online dan judi Brahrang yang berada di kawasan Brahrang, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai.

Menurut warga Binjai yang enggan menyebutkan namanya mengatakan hingga saat ini Polres Binjai terkesan membiarkan lokasi judi berkembang biak dan tetap beroperasi menjalankan bisnis haramnya. 

Sementara ketika Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Wirhan Arif dikonfirmasi melalui WhatsApp di nomor +628133734XXXX, Jumat (11/1/2019), mengenai discotiq Titanic Frog yang diduga dijadikan tempat maksiat dan lokasi judi di Wilayah Hukum Polres Binjai seperti judi game Online dan judi Brahrang yang berada di kawasan Brahrang, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, namun tak dijawab walaupun pesan konfirmasi yang dikirimkan ke nomor WA Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Wirhan Arif telah dibaca dan terkesam bungkam. 

Sebelumnya warga masyarakat Binjai dari kaum ibu-ibu yang merasa telah melakukan aksi demo di Polres Binjai pada Minggu (30/12/2018) lalu, sekitar pukul 14.21 WIB.

Kehadiran Ibu-ibu itu di Polresa Binjai menuntut Titanic Frog dan lokalisasi judi itu segera di tutup. Namun hingga sampai saat ini tempat hiburan malam itu dan lokasi judi itu tidak juga diberikan tindakan tegas (di grebek) maupun ditutup. 

Dalam tntutannya, masyarakat yakni meminta lokasi judi segera ditutup karena menurut warga dapat merusak ekonomi masyarakat dan merusak moral bagi penerus bangsa yang kerap kali anak-anak memadati lokasi judi dan tempast hiburan malam.

"Anak-anak jadi korban moral, justru kami mendatangi Polres Binjai ini untuk meminta perlindungan agar lokasi tersebut segera ditutup, karena sudah meresahkan masyarakat," ungkap warga pendemo. 

Mengingat seperti Diskotik titanic juga menurut warga menjadi tempat maksiat dimana anak baru grde (ABG) bebas keluar masuk tanpa ada batasan umur. Lanjutnya, belum lagi soal wanita peghibur yang bebas melengak lengok bak berjalan diatas Catwalk mecari pria hidung belang. 

Tambahnya warga mengaku telah sekian kali meminta Polres Binjai untuk menindak tegas judi dan diskotik itu, namun tidak juga terealisasi.(tim)
Share on Google Plus

About DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191