Jual Nama Walikota Medan, Babinsa 01/Medan Barat Amankan Tengku Ari

DETEKSI.co - Medan, Seorang pelaku penipuan yang mengaku bisa memasukan calon korbannya untuk bekerja sebagai tenaga honor di Pemerintahan Kota Medan. 
Warga yang merasa resa itu lantas memanggil petugas Babinsa Koramil 01/Medan Barat.

Tidak berapa lama petugas Babinsa Koramil 01/Medan Barat, Serda Surmana bersama Serka Irmansysah dan Babinsa Sei Putih, Serda Yulius Pasrnggong yang tiba dilikasi langsung mengamankan Tengku Ari (36) warga Lingkungan 8 Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat tersebut. 

Pengamanan pelaku penipu tersebut berlangsung dramatis, pasalnya pelaku meronta-ronta sambil memeluk anaknya yang masih mengenakan pakaian sekolah SD, hal itu dilakukan pelaku agar dirinya tidak sampai dibawa ke Polsek Medan Barat.

Lantaran berupaya melawan, kemudian petugas memanggil petugas Polsek Medan Barat. Tidak berapa lama petugas Polsek Medan Barat tiba di lokasi langsung membawa paksa pelaku ke Polsek Medan Barat dengan menggunakan mobil patroli Polsek Medan Medan Barat. 

Menurut petugas Babinsa Koramil 01/Medan Barat didampingi Serda Surmana bersama Serka Irmansysah dan Serda Yulius Pasrnggong mengatakan pelaku Tengku Ari atas laporan masyarakat yang merasa resah lantaran telah melakukan penipuan dengan modus penipuan bisa memasukan orang bekerja sebagai honorer di Dinas Pemko Medan serta pengurusan seperti pembuatan KTP, Akte Lahir dan pengurusan surat-surat lainnya. 

"Pelaku kita amankan berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa resah karena telah banyak masyarakat sekitar. Kata pelaku diamankan di saat berada disebuah warnet di Jalan Yos Sudarso," ucap Serda Sumarna, Selasa (15/1/2019).

Selain itu, pelaku juga sering memukuli orang tuanya serta anak-anaknya. Parahnya, pelaku kerab menjual nama Walikota Medan, Dzulmi Eldin saat hendak menipu korbannya. 

"Pelaku mengaku dekat dengan Walikota Medan dan Kepala Dinas di Pemko Medan dan bisa memasukan calon korbannya bekerja sebagai tenaga honor di Pemko Medan maupun di Dinas-Dinas Pemko Medan dengan meminta biaya Rp.1,8 juta sampai puluhan juta rupiah," terangnya. 

Hal senada juga dikatakan salah seorang korbannya yang bernama Lisa, dia mengaku telah di tipu pelaku sebesar Rp. 1,8 juta dengan modus bisa memasukan keluarganya bekerja sebagai tanaga honorer di Pemko Medan. 

"Awalnya pelaku mengaku dekat dengan Walikota Medan dan Kepala Dinas di Pemko Medan dan dia juga bisa memasukan orang untuk bekerja sebagai tenaga honor di Pemko Medan maupun di Dinas-Dinas Pemko Medan, saya dimintanya uang Rp.1,8 juta dengan alasan bisa memasukan keluarganya berkerja sebagai honorer di Pemko Medan, " ungkap Lisa yang merupakan tetangga pelaku warga Lingkungan 8 Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat.

Lebih jauh, ibu rumah tangga itu menerangkan pelaku sudah banyak melakukan penipuan terhadap korbannya.

"Korbannya yang sudah ditipunya sudah banyak bang, selain bisa memasukan orang bekerja sebagai honorer di Dinas Pemko Medan, dia juga mengaku bisa melakukan pengurusan pembuatan KTP dengan biaya Rp. 175 ribu, Akte Lahir Rp.300 ribu dan pengurusan surat-surat lainnya dengan biaya mulai dari Rp. 500 ribu sampai 1 juta," terang korban Lisa. 

Guna menghindari aksi main hakim sendiri oleh masyarakat sekutar, Babinsa Koramil 01/Medan Barat langsung mengamankan pelaku dan menyerahkan pelaku ke Polsek Medan Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan diikuti para korbannya untuk membuat laporan resmi.(van)
Share on Google Plus

About DETEKSI co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191