Proyek Pembangunan TPI Rp.3 M, Aliansi Jurnalis Hukum Sergai Minta Periksa Kadiskanla Sergai

Azwen Fadly, SH
DETEKSI.co - Sergei, Sekretaris DPD Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) Kab. Serdang Bedagai, Azwen Fadly, SH  meminta kepada pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk memeriksa hasil pekerjaan pembangunan Gedung Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Diskanla Sergai.

Aliansi Jurnalis Hukum menilai proses tahap pelaksanaan pekerjaan pembangunan Gedung TPI dan Musholla senilai Rp.3 M itu dengan kwalitas dan kwantitas hasil bangunan gedung tersebut tidak maksimal.

" Kejanggalan terlihat dengan kasak mata, patut diduga pembangunan tersebut tidak sesuai dengan bestek," tegas Sekretaris DPD AJH kepada wartawan Rabu (9/1/2019).

Berdasarkan release diterima dijelaskan bahwa, Kondisi itu diperparah, Dengan adanya keberadaan kios untuk sarana kuliner hingga Musholla yang dirancang terlihat tidak diminati masyarakat sekitar.

Kondisi ini menguak fakta bahwa, sarana kuliner dan kios dianggap tidak refrensatatif bagi warga Tanjung Beringin,ujar Azwen.

Azwen menjelaskan, dilokasi gedung TPI masih tahap awal pelaksanaan khusus pada item tanah timbun, DidugaPengusaha PT RAM tidak mempergunakan material tanah timbun yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

PT RAM sebagai pelaksana tunggal pekerjaan dari sumber dana Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) itu telah mengganti item tanah timbun itu dengan tanah korekan pondasi bangunan, beber Azwen.

Tidak hanya itu, halaman gedung TPI yang seharusnya mempergunakan campuran semen dengan analisa K350 dengan tekanan 31,2 Mpa diduga tidak dilaksanakan sesuai spesifikasi.

Menurutnya, pekerjaan halaman gedung TPI itu diduga kuat mempergunakan besi yang berbeda dengan spesifikasi RAB dengan semen bermerek merah putih yang diolah secara manual dengan mesin molen biasa, yang seharusnya konstruksi halaman itu memakai analisa K350 itu campuran readymix pabrikasi, bukan manual sebab halaman TPI tersebut kerap dilalui kendaraan dengan bertonase tinggi,ungkapnya.

Saat dikonfirmasi kepada Inspektorat Sergai, Ifdal terkesan mengelak, padahal upaya konfirmasi kepada pejabat APIP itu telah dilakukan berkali kali sejak tanggal 26 desember 2018 hingga senin (7/1/2019) Ifdal terus berkesan mengelak.

Namun Selasa (8/1/2019) saat ditemui wartawan, Ifdal mengatakan akan membuat pertemuan pada esok hari, "Besok Kita bicarakan,kata Ifdal.

Kondisi itu membuat Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) Kabupaten Serdang Bedagai curiga,ada sesuatu yang disembunyikan pihak APIP kabupaten serdang Bedagai yang dipimpin Bupati Sergai Ir,H.Soekirman. (Rel)
Share on Google Plus

About DETEKSI co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191