Soal Mobil Ambulance Remuk, Inspektorat Abaikan Perintah Plt Bupati Labuhanbatu

DETEKSI.co - RANTAUPRAPAT, Inspektorat Pemkab Labuhanbatu sampai saat ini belum menjalankan perintah Plt Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT untuk mengusut dugaan penyalahgunaan mobil ambulance Kijang Innova milik Dinas Kesehatan oleh Kabid P2PL Daniel H Manurung yang mengakibatkan mobil itu mengalami kecelakaan tunggal sehingga rusak berat.

Inspektur Pemkab Labuhanbatu Zainuddin Harahap kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya Senin (7/1) mengaku dirinya belum mengetahui ada perintah Plt Bupati Labuhanbatu untuk mengusut masalah itu.

 " Belum tahu saya.Karena saya tidak ikut acara coffee morning antara bapak Plt Bupati dengan jurnalis waktu itu" katanya.

Pun meski ada perintah tersebut, Zainuddin mengaku tidak bisa memproses kasus tersebut jika hanya disampaikan secara lisan, tanpa surat tertulis.

" Kalau perintah lisan saja tidak bisa.Harus ada surat tertulis baru kita punya dasar untuk melakukan pemeriksaan. Lagian apa dasar kita membuat SPJ nya jika kita turun nanti tanpa surat tertulis" ujarnya.

Lebih lanjut Zainuddin meminta agar wartawan membuat surat laporan tertulis tentang dugaan penyalahgunaan mobil ambulance Kijang Innova milik Dinas Kesehatan untuk menjadi dasar bagi Inspektorat memeriksa masalah itu.

" Atau kalian buat saja laporan tentang masalah itu dan sampaikan ke kami (Inspektorat, red). Agar kami proses" tambahnya.

Sementara itu, mobil ambulance kijang innova BK 1275 Y milik Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu  hancur rusak berat akibat mengalami kecelakaan tunggal di Jalinsum Berangir Kecamatan Na IX-X pada Minggu (23/11) lalu.

Saat itu mobil yang digunakan Kabid P2PL Dinkes Daniel H Manurung dan anaknya yang merupakan calon legislatif dari salah satu partai politik itu datang dari arah Medan menuju Rantauprapat mengalami kecelakaan tunggal.Akibat peristiwa itu, aset Pemkab Labuhanbatu itu mengalami rusak berat dan remuk.

Kabid P2PL Dinas Kesehatan Daniel H Manurung membenarkan bahwa mobil ambulance itu mengalami kecelakaan saat digunakannya. Namun dia mengaku menggunakannya untuk urusan dinas. " Saya gunakan untuk perjalanan dinas" katanya singkat.

Saat ditanya tujuan perjalanan dinas yang dilakukannya, berapa lama perjalanan yang dilakukan serta berapa orang yang ikut dalam perjalanan dinas itu, Manurung tidak memberi jawaban.

Sementara itu, usai mengalami kecelakaan tunggal dan hancur, belum diketahui dimana keberadaan mobil ambulance itu. Bahkan Kabid Yankes dr. Raja Lontung Ritonga mengaku tidak tahu apa-apa soal itu.

"Setahu saya itu memang milik bidang Yankes. Tapi tidak pernah tahu-tahuan saya masalah mobil ambulance itu. Itu disimpan dirumah pak Manurung. Kabarnya begitu (kecelakaan dan hancur,red) . Tapi saya nggak tahu apa-apa soal mobil itu" akunya.(dian)
Share on Google Plus

About DETEKSI co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191