Kapolsek Pancur Batu : Tak Benar Laporan Yogi Tidak Diproses

DETEKSI.co - Medan, Kepolisian Sektor (Polsek) Pancur Batu tetap memproses laporan pelapor bernama Yogi, dia mengaku merupakan korban pemerasan yang dilakukan terlapor, Nagut.

"Terkait laporan pelapor, kita tetap akan memproses dan melakukan penangkapan terhadap tersangka terlapor," ujar Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago, SH. MH didampingi Kanit Reskrim Iptu Suhaily SH, MH kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).

Dalam menangani pengaduan pelapor,Polsek Pancur Batu disebut-sebut pihak pelapor diduga tidak mampu menangani kasus yang telah dilaporankannya tersebut, menanggapi hal itu, Kompol Faidir Chaniago menyebutkan, pihaknya sudah melakukan proses sesuai dengan SOP.

"Kita sudah beberapa kali melakukan penggerebekan di rumah Nagut, namun yang bersangkutan tidak berhasil di tangkap karena tidak lagi tinggal dirumahnya," ujar Kompol Faidir.

Dijelaskan Kapolsek, setelah pihak reskrim memintai keberadaan tersangka kepada pihak kepling setempat mengatakan, info yang diterima, tersangka telah melarikan diri ke daerah Pulau Jawa.

Sambung Kompol Faidir, jajaranya akan melakukan penangkapan terhadap tersangka Nagut jika diketahui keberadaannya di Pulau Jawa.

Masih dibeberkan orang nomor satu di Mapolsek Pancur Batu ini, mengenai rekan-rekan Nagut yang diduga ikut serta dalam kasus tesebut, Kompol Faidir belum bisa memeriksanya. Karna Pihak harus terlebih dahulu memeriksa tersangka Nagut kemudian dilajutkan pemeriksaa terhadap rekan-rekannya.

Perlu diketahui, kasus terdangka Nagut terjadi pada tanggal 6 Desember 2018 silam, sekira pukul 10.00 WIB di wilayah hukum Polsek Pancur Batu yang pada waktu itu tersangka Nagut memaksa korban Yogi untuk menyerahkan uang kepadanya dan selanjutnya melarikan diri.

"Setelah personil penyelidik kita melakukan upaya penangkapan yang kedua kalinya pada hari, Jumat (4/1/2019) malam sekira pukul 20.00 WIB, dengan didampingi Kades, tersangka tidak berada dirumah lagi. Dan kemudian setelah itu Kepala Desa membuatkan surat keterangan bahwa, tersangka sudah tidak tinggal lagi di rumah setelah SP2HP dilayangkan kepada pelapor Yogi yang menerangkan tentang sejauh mana penyidikan yang dilakukanterhadap pelapor sampai upaya penangkapan terhadap tetlapor.

Dijelaskan Kapolsek, permasalahan tersebut masuk perma karena kerugian Rp. 250 ribu rupiah dan untuk kasus pencurian biasanya tertulis dalam pasal 362 KUHPidana, dan bukan perampokan.(ir)
Share on Google Plus

About DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191