Kasus KDRT Bocah 9 Tahun Viral di Medsos, Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Kedua Tersangka

DETEKSI.co - Medan, Respon cepat personil Polres Pelabuhan Belawan dibawah kepimpinan AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH patut diacungi jempol, pasalnya personil Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan bersama personil Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan berhasil meringkus dua tersangka penganiayaan yang sempat viral di media sosial Facebook. 

Berdasarkan data yang diterima dari Kapolres Pelabuhan Belawan mengatakan,Rabu (20/2/2019) sekira pukul 15.00 WIB, personil Satreskrim Polres Pelabuhan  Belawan mendapat informasi dari seorang masyarakat tentang adanya peristiwa Penganiayaan Terhadap Anak (KDRT) terhadap Nurul Safira (9) warga Jalan Psr II Barat Gang Arjuna, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan yang dilakukan oleh kedua orang tua korban yang telah Viral di Media Sosial Facebook.

"Berawal dari informasi masyarakat yang di posting di akun media sosial facebook tentang adanya peristiwa KDRT terhadap seorang anak yang dilakukan oleh kedua orang tuanya yang telah viral di medsos FB, " ungkap Kapolres Pelabuhan Belawan Ikhwan Lubis. 

Begitu mendapat Informasi berharga tersebut, kemudian Team Opsnal yang dipimpin oleh Kanit Reskrim, Iptu Bonar H. Pohan, SH, dan Panit Reskrin Ipda M. Hutapea, SH, langsung bergerak menuju ke lokasi kejadian (TKP) guna melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap para tersangka. 

Sesampainya di TKP Team berhasil mengamankan kedua tersangka Freddy Bena Purba (48) yang berprofesi sebagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perhubungan Kota Medan, warga Jalan Psr II Barat Gang Arjuna, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan dan Rusiana (48) warga yang sama.

Kepada polisi, ayah tiri korban mengaku korban telah di pukuli oleh ibu kandung dari Korban sebanyak dua kali di rumah nya setelah pulang dari kerja. Miris, penganiayaan itu dilakukan oleh ayah tiri dan ibu kandung korban sendiri. 

"Penganiayaan pertama terjadi pada Selasa (19/2/2019), sekira pukul 14.00 WIB dan penganiayaa tersebut berlanjut kembali pada Rabu (20/2/2019), sekira pukul 10.00 WIB, penganiayaan itu dilakukan oleh kedua tersangka Freddy dan Rusiana," jelas AKBP Ikhwan Lubis. 

Akibat penyaniayaan yang dilakukan oleh kedua tersangka, korban mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya, seperti luka gores pada pipi kiri dan kanan, lecet di kening sebelah kanan, bekas memar pada paha kanan dan kepala korban terasa sakit akibat sering dipukuli kedua tersangka. 

Guna kepentingan proses hukum, selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Polsek Medan Labuhan diikuti dengan korban dan saksi untuk membuat laporan kepolisian di Polsekta Medan Labuhan.(ir)
Share on Google Plus

About DETEKSI co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191