Kasus Penipuan 53 Jamaah Umrah, Pemilik PT Maqbuul Ditetapkan Tersangka

DETEKSI.co - Medan, Pemilik PT Maqbuul M Azmi Syahputra (MAS) warga Binjai ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Sumut atas kasus penipuan terhadap 53 jamaah umrah.

“Sudah kita tetapkan menjadi tersangka pemilik PT Maqbuul,” kata Kasubdit Kamneg DitKrimum Polda Sumut AKBP Simon Sinulingga saat dijumpai di Polda Sumut, Selasa (19/2/2019).Penetapan tersangka ini, kata AKBP Simon Sinulingga, dilakukan pascapenyidik melakukan pemeriksaan beberapa saksi dan melakukan gelar perkara.

“Hasil gelar, terlapor yakni pemilik PT Maqbuul Binjai dijadikan tersangka dan kasusnya ditingkatkan menjadi penyidikan,”ujar AKBP Simon Sinulingga

Seperti diketahui, Polda Sumut menegaskan tetap memproses kasus laporan jamaah umrah PT Maqbuul Binjai yang menjadi korban penipuan.”Kasusnya tetap diproses dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” kata DirKrimum Kombespol Andi Rian melalui Kasubdit I AKBP Simon Sinulingga didampingi Kanit I Kompol Arifudin, Selasa (15/1/2019) silam.

Dijelaskan, kasus ini sudah menjadi atensi pimpinan dan Polda akan serius melakukan penyelidikan.”Penyelidikan baru dimulai dengan memanggil pelapor. Nanti pihaknya akan memanggil terlapor juga,” kata AKBP Simon Sinulingga.Selanjutnya dari hasil penyelidikan akan naik ke penyidikan baru akan dilakukan gelar perkara.”Kalau kasusnya sudah naik ke penyidikan, Polda akan memanggil secara resmi terlapor,”papar AKBP Simon Sinulingga.

Dijelaskan, dalam kasus ini pelapor Djumaah Edimara sudah membuat laporan ke Polda Sumut sesuai LP No: 72/1785/XII/2018/SPKT II tanggal 28 Desember 2018.Yang dilaporkan atau terlapor M Azmi Syahputra (MAS), warga Binjai, pemilik PT Maqbuul.

Sebelumnya, 53 jemaah umrah dari PT Maqbuul yang berada di Jalan Veteran, Kota Binjai mendatangi Polda Sumut melaporkan tindak pidana kasus dugaan penipuan yang dilakukan PT Maqbuul milik MAS sebagai jasa travel Haji dan Umrah.Kuasa hukum dari para jemaah Wami Prabowo SH dan Ramses Pandiangan SH dari Advokat BPPH (Badan Pembelaan Hukum) PP Sumut ini mengatakan kepada wartawan pihaknya ke sini untuk membuat laporan ke Polda Sumut terkait dugaan penipuan yang dilakukan kepada kliennya.

“Sudah banyak kali janji mereka (PT Maqbuul) kepada klien kita. Sampai mereka harus diinapkan di Wings Hotel Kualanamu selama 10 hari sejak tanggal 18 sampai 28 Desember,” katanya.Dijelaskan, awalnya ke-53 jemaah umrah ini dijanjikan berangkat, 28 Oktober 2018. Namun entah atas dasar apa, perjalanan tersebut ditunda hingga November. (Red)

Sumber, tribratanews sumut polri/tribunnews/wd)
Share on Google Plus

About DETEKSI co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191