Ketum AliPeHim Tuding Penertiban Hiburan Malam Terkesan Tebang Pilih, Kasat Reskrim Polrestabes Medan : Tindak Tegas Semua

Mobil Patroli Polrestabes Medan
DETEKSI.co - Medan, Ketua Umum Aliansi Pekerjaan Hiburan Malam (AliPeHim), Roy Sitanggang, SH menuding Polrestabes Medan dan Pemko Medan melakukan penertiban hiburan malam terkesan tebang pilih.

Menurut Roy, masih banyak lokasi hiburan yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2014 dan Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 29 tahun 2014, namun dalam penegakan Perda tersebut terkesannya hanya Discotick Lee Garden (LG) di Jalan Nibung II, Kelurahan Petisah Tengah, Medan Petisah.

" Kalau seperti itu penegakan hukum, maka patut dipertanyakan, sebab setiap jam 3 pagi suara sirine    mobil patroli yang sudah standbye membunyikan suara tersebut sehingga membuat tamu di LG berhamburan keluar, sementara ditempat lain tidak dilakukan demikian" ucap Roy.

Dikatakan Roy, Penertiban discotiqe LG dengan dalih untuk memutus maraknya peredaran narkoba, fenomena hal inilah yang menjadi  dilema bagi pengusaha hiburan malam.

" Jangan dijadikan alasan Narkoba sehingga memojokkan LG, tegakkan aturan dengan tidak pilih kasih. Jadi hukum itu berkeadilan bagi semua pengusaha hiburan malam," ketus Roy.

Perlu diketahui bahwa Pengusaha LG, Lisam yang merupakan penanggungjawab usaha hiburan tersebut, memiliki izin usaha Nomor 503/472/SK/RET-IUP.DU/DSC/MPT/2013 dari Dinas Pariwisata kota Medan sesuai peraturan daerah Kota Medan Nomor 37 than 2002 dan ditandatangani Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan Drs Busral Manan.

" Dengan penindakan seperti itu, tentu pengusaha merasa terintimidasi karena tidak pernah disamakan statusnya dengan tempat hiburan lainnnya," ketus Roy, Senin (4/2/2019).

Dengan adanya personil Polrestabes Medan dan setiap malam menjaga kemungkinan sudah mendapat perintah dari atasannya, bayangkan tempat hiburan malam super dan Lee Garden tutup jam 3 subuh apabila tidak ditutup jam tersebut maka mobil patroli akan datang sebanyak banyaknya dengan suara sirene yang suara sirenanya mengganggu pemukiman warga Medan baru.

Sementara ketika dikonfirmasi kepada Kapolrestabes Medan melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira terkait tudingan Ketua Umum Aliansi Pekerjaan Hiburan Malam (AliPeHim) yang mengatakan Polrestabes Medan melakukan penertiban hiburan malam dengan tebang pilih.

"Tidak ada tebang pilih, semua ditindak tegas," ucap Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Senin (4/2/2019).

Namun ketika diminta kepada Kasat Reskrim, mohon diperjelas tindakkan tegas yang bagaimana, tanya wartawan, Pasalnya secara Kasat mata, saat ini masih banyak tempat hiburan malam yang buka melewati jam operasional.

 " Pasti akan ditindak tegas," kata AKBP Putu Yudha Prawira. (Red)
Share on Google Plus

About DETEKSI co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191