Ngeri Kali Bah, Ditembung Ada Ayah Cabuli Putri Kandung

DETEKSI.co - Medan, Ayah bejat dimaksud berinisial YA alias Amat (34) warga Dusun XI Jalan Medan Batangkuis Pondok I, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang ini ditangkap Tim Pegasus Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (U-PPA) Satreskrim Polrestabes Medan lantaran tega mencabuli putri kandungnya sendiri. 

Sepandai-pandainya tupai melompat akirnya jatuh juga, sama halnya yang telah dulakukan oleh pengemudi mobil pick-up ini, sepandai-pandainya pelaku menyimpan kebusukan akhirnya terbongkar jua. Terbongkarnya perlakuan bejat sang ayah kandung, setelah korban memberitahukan kepada ibunya.

Dengan lugunya, kedua putri kandungnya yang berinisial SAN dan NSN menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya bahwa mereka berdua sering disuruh untuk mengonani batang kemaluannya ayah kandungya hingga mengeluarkan sperma.

Parahnya lagi, sang ayah juga menyuruh kedua anaknya untuk melakukan oral seks, sembari menjilat-jilat kemaluan keua anaknya. 

Tidak puas sampai disitu, pelaku juga menggesek-gesekkan batang kemaluannya ke anus serta kemaluan SAN dan NSN.

"Begitu, mengetahui aksi cabul terhadap darah dagingnya itu, ibu korban sontak terkejut dan langsung melaporkan suaminya ke Mapolrestabes Medan," ucap Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda Prawira SIK kepada wartawan, Sabtu, (9/2/2019).

Kemudian, lanjut AKBP Putu menerangkan setelah menerima lapora ibu korban, lalu Tim Pegasus Unit-PPA Satreskrim Polrestabes Medan melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka di kediamannya.

"Hasil interogasi, perbuatan cabul dengan menggesekan kemaluannya dilakukan tersangka terhadap putrinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu dilakukan sejak tahun 2015 di rumahnya dan terakhir kali pada 1 Desember 2018," bebernya.

Anehny, perbuatan bejat itu ternyata telah diketahui ibu korban dan dia pernah melihat langsung pelaku merusak masa depan kedua putrinya.

"Saat itu, sempat terjadi cek-cok antara pelaku dengan istrinya. Lantaran perbuatan pelakuh semakin menjadi-jadi, akhirnya ibu korban melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan," terang Putu.

Tambah Putu menyebutkan, ibu korban juga mengatakan bahwa sejak bayi hingga saat ini tersangka sering mempeloroti celana dan menepuk-nepuk bokong kedua anaknya.

"Menurut keterangan ibu korban, terlapor juga selalu membuka celananya hingga telanjang dan memakai kain sarung di depan anak-anaknya," sebut orang nomor satu di Satreskrim Polrestabes Medan ini.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan tindak pidana persetubuhan atau perbuatan cabul terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat (1), (2), (3) jo 76D atau Pasal 82 Ayat (1) (2) Jo 76 E UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," tandasnya. (ir)
Share on Google Plus

About DETEKSI co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191