Sat Reskrim Polres Labuhanbatu Diduga Tangkap Lepas Dua Truck Trailer Pengangkut Puluhan Ton Kayu Olahan

DETEKSI.co - Rantauprapat, Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Labuhanbatu diduga tangkap lepas terkait dua unit truk pengangkut kayu olahan dengan angkutan bernopol BK 9397 VV, Nota angkutan bernomor KMD.110317 Nako FEB000358 dan Truck Bernopol BK 8294 MP dengan Nota Angkutan Bernomor KMD 110319.Wako.FEB000458, pada Jumat (15/02/2019).

Kedua truk dengan pengirim CV. Karya Mandiri beralamat Jorong durian simpai kenagarian IV Kota Nan Bawuah Kec IX Koto Kab Dharmansyah prov Sumbar tersebut sebelumnya di amankan di jalinsum desa bulu cina pada hari Kamis (14/02/2019) sore dilepas pihak penyidik unit Tipiter Polres Labuhanbatu tanpa sebelumnya dilakukan penelitian oleh tim ahli dari Dinas Kehutanan provinsi Sumatera Utara .

Sesuai nota angkutan, kedua truck tersebut menuju dua daerah berbeda dengan jenis kayu Sembarang keras dan kayu durian dengan total 1154 keping berukuran berbeda, truck BK 9397 VV menuju jalan Gotong royong Pematang Siantar dengan penerima UD Sri Rezeki dan Truck BK 8294 MP menuju Kab. Batubara dengan penerima UD.Rizki

Terkait itu Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang saat dikonfirmasi wartawan tampak buang badan saat ditanyai atas pengeluaran dua truck tersebut, " coba ke Kasat Reskrim aja ya lae saya lagi di Medan" balas Frido dari pesan WhastAppnya.

Hal serupa juga dialami wartawan saat menanyai atas pengeluaran dua truk tersebut kepada Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Jamakita Purba , pejabat penting di Mapolres Labuhanbatu itu juga tampak mengelak ," ke Kanit saya aja lae lagian dokumennya juga lengkap itu ," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Rinaldi Hutajulu salah seorang pengiat lingkungan dari NGO-Topan AD menyesalkan atas tindakan yang dilakukan Sat Reskrim Polres Labuhanbatu yang diduga melepas dua truk pengangkut kayu olahan tersebut," seharusnya dicek dulu dong tidak bisa pihak penyidik itu serta merta melepaskan begitu saja truk Tersebut, " bilangnya.

Menurut nya yang berhak memperifikasi dokumen legalitas kayu adalah ahli yg berserifikat dibidangnya baik jenis kayu atau dokumen kelengkapan angkut kayu dari Dinas Kehutanan Provinsi,  dan itu dimohonkan melalui surat resmi dari Polres Labuhan Batu, " jadi dalam hal ini pihak polres labuhanbatu tidak bisa serta merta melepaskannya,  hal ini jelas telah bertentangan dengan UU 18 thn 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan(P3H)" jelasnya. (Dian)
Share on Google Plus

About DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191