Wakili Indonesia, BOOM.ID dan Aerowolf TeamEight Maju ke Grand Final Asia Pacific

DETEKSI.co-Jakarta, Setelah melewati putaran final yang sangat menegangkan, BOOM.ID dan Aerowolf.TeamEight akhirnya resmi meraih juara di babak final Indonesia dalam Asia Pacific Predator League 2019, Minggu (3/2/2019).

Tahun ini, BOOM.ID keluar sebagai juara dan menjadi perwakilan Indonesia untuk game DOTA 2, sementara Aerowolf.TeamEight akan menjadi perwakilan Indonesia untuk game PUBG. Keduanya akan melanjutkan perjuangan mereka untuk merebut gelar tim terbaik AsiaPasifik di babak Grand Final yang diikuti oleh perwakilan dari 16 negara Asia Pasifik.

BOOM.ID yang beranggotakan Fbz, Fervian, Khezcute, Jhocam, dan Mikoto berhasil memenangkan pertandingan game DOTA 2 setelah bertanding melawan The Prime di babak final. Pertandingan ini merupakan salah satu pertandingan paling sengit dan menegangkan di tahun ini. Final pun dimenangkan oleh BOOM.ID dengan skor akhir 2 : 0 melawan The Prime yang akhirnya harus puas di posisi runner-up.

Sedangkan untuk Aerowolf.TeamEight dengan pemain AW8_EntruvNIMO, AW8_KatouNIMO, AW8_ExagonIDNIMO, AW8_ArthurNIMO yang menjadi juara dalam game PUBG, menghadapi 15 tim lainnya merupakan hal yang tidak mudah. Pertandingan Putaran Final PUBG diselenggarakan lewat 10 match pada mapErangel dan Miramar. 

Di akhir pertandingan, Aerowolf Team Eight menorehkan prestasi dengan meraih skor tertinggi setelah mengoleksi 131 poin dengan melakukan 66 kills. Aerowolf.TeamEight berselisih 30 poin dengan Ghost Alliance Ayres yang menduduki posisi runner-up.

"Selamat kepada para juara tahun ini yang berhak mewakili Indonesia ke Grand Final Asia Pacific Predator League di Bangkok, Thailand bulan depan. Pencapaian ini merupakan langkah berarti dalam meraih sukses dan rencana jangka panjang menjadi tim esports yang disegani di Asia Pasifik. Jangan menyerah dan terus semangat untuk finalis lainnya karena Acer senantiasa berada di garda depan sebagai PC brand yang memiliki komitmen jangka panjang untuk kemajuan ekosistem gaming di Indonesia. Sekali lagi, semangat bertanding untuk juara tahun ini dan bagi yang belum berhasil, siapkan strategi untuk memenangkan Asia Pacific Predator League tahun depan." ujar Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia.

Sementara dalam sambutanya Chandra Bakti Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia mengatakan bahwa dirinya sangat senang hari ini melihat Acer dapat mendorong anak-anak muda berkompetisi dengan semangat dan mengadu strategi untuk menjadi wakil terbaik Indonesia di Grand Final Asia Pacific Predator League 2019 di Thailand.

"Kami mengapresiasi inisiatif dan komitmen Acer dalam menjadi salah satu penggerak industri esports nasional, semoga dapat terus bersama-sama membangun talenta muda anak Indonesia yang produktif dan berprestasi," ungkap Chandra Bakti Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam sambutannya pada acara penutupan Final Indonesia.

Putaran Final Indonesia Asia Pacific Predator League 2019 telah diselenggarakan pada tanggal 25 sampai dengan 27 Januari 2019 di Atrium Mall Taman Anggrek, Jakarta.

Acara tersebut dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut iti dihadiri lebih dari 10 rubu pengunjung dengan menghadirkan rangkaian kegiatan seru untuk para pengunjung seperti Predator Thronos Experience, Cosplay & Coswalk Competition, Fighting Mini Games, Product Auction hingga penampilan dari Shojo Complex.

Tahun ini, kedua juara Indonesia, yaitu BOOM.ID dan Aerowolf.TeamEight akan diterbangkan ke Bangkok, Thailand untuk pertandingan Grand Final Asia Pacific Predator League 2019 pada tanggal 15 hingga 17 Februari 2019 mendatang. 

Komoetisi ini berbeda dengan tahun lalu, saat penyelenggaraan Grand Final Asia Pacific Predator League pertama kalinya di Jakarta yang diikuti oleh 8 Negara. Asia Pacific Predator League 2019 tahun ini diikuti oleh peserta yang berasal dari 16 Negara dari seluruh Asia Pasifik. Tidak hanya itu, prize poolyang diberikan turnamen paling sensasional dari Acer ini mencapai USD 400,000 yang setara dengan Rp 6 miliar.(ril/Deteksi.co)
Share on Google Plus

About DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191