Barbut Hasil Tangkapan 160 Kg Sabu dan Ekstasi 62.456 Butir Dimusnahkan

DETEKSI.co - Medan, Hari ini Polda Sumut memusnahkan Barang Bukti (Barbut) Narkoba hasil tangkapan dari Desember 2018 hingga Maret 2019, Sabu 160,71 kg sabu-sabu, pil ekstasi 62.465 butir, Epilon 31,3 gram dan happy five 224 butir.

Pemusnahan ini dilakukan di halaman Direktorat Reserse Narkoba, Polda Sumut, Medan, Selasa (9/4/2019) sekitar jam 14:00 WIB.

Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, barang bukti narkotika itu diamankan saat akan diselundupkan dari luar negeri ke Indonesia melalui 'Pelabuhan tikus' yang ada di pesisir Timur Sumatera sekitar Langkat, Tanjung Balai, Asahan dan Batu Bara.

Para penyelundup narkotika itu menggunakan jalur tikus karena meyakini aksi mereka tidak termonitor polisi. mereka kerap menggunakan perahu nelayan tradisional untuk memuluskan aksi penyelundupannya.

Kata Wakapolda, dengan banyaknya narkoba yang berhasil diungkap serta kasus yang ditangani, hal itu memberi peluang lebih banyak masyarakat yang terselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika.

"Setidaknya dengan narkoba sebanyak ini kita telah menyelamatkan sekitar 223 ribu anak bangsa dari bahaya narkotika," jelasnya.

Polda Sumut tetap berkomitmen untuk tidak berhenti mengungkap peredaran narkotika. Sampai hari ini, Polda Sumut terus bergerilya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta memutus mata rantai bisnis sindikat jaringan narkotika internasional dan nasional.

" Yang paling penting itu sinergitas semua pihak dalam upaya memberantas narkotika. Utamanya, sinergitas antara masyarakat dengan Polri."jelas mantan Kapolrestabes Medan.

Amatan wartawan dilapangan,  terlebih diperiksa oleh tim laboratorium forensik dengan alat uji. Setelah dipastikan kalau barang bukti narkotika itu benar-benar asli, barulah kemudian dimusnahkan.

Pemusnahan untuk Sabu, Pil Ekstasi, Epilon dan Happy Five dilakukan dengan cara melarutkannya dalam air mendidih. Setelah narkotika itu larut, air tersebut kemudian dibuang ke dalam tanah.

Dari semua narkoba ini merupakan dari 51 kasus laporan polisi dengan jumlah tersangka mencapai 85 orang. Para pelaku diancam dengan UU RI No. 35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkotioa. (Red)
Share on Google Plus

About DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191