Kapolres Nias : Tidak Ada Toleransi Kasus Narkoba

DETEKSI.co - Nias, Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan,S.Ik,MH menegaskan tidak ada toleransi untuk kasus penyalahgunaan narkoba. "Saya tidak akan kompromi dan akan menindak tegas pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Nias," tegasnya kepada sejumlah media pada coffe morning di Mapolres Nias, Sumatera Utara, Sabtu 6 April 2019.

Dia memastikan soal tudingan ada permintaan uang oleh penyidik Polres Nias agar kasus narkoba dihentikan, tidak benar. Penyidik Polres Nias menurut dia telah dilaporkan oleh keluarga tersangka kasus narkoba ke Propam Mabes Polri melakukan penyalahgunaan wewenang.

Selain itu diduga ada permintaan uang sebesar Rp 500 juta agar kasus narkoba yang menjerat tersangka SG, KT dan JS yang ditangkap tanggal 5 Februari 2019 dihentikan. "Memang usia penangkapan, saya akui ada keluarga tersangka yang meminta penangguhan penahanan, tetapi saya tolak dan perintahkan penyidik agar kasus terus dilanjutkan," terangnya.

Dalam penanganan kasus tersebut menurut dia, penyidik telah memenuhi semua unsur sehingga ketiganya dapat ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Ketiganya ditetapkan tersangka atas pengakuan mereka, barang bukti air mineral dalam botol yang dicampur narkoba jenis sabu dan plastik transparan yang di dalamnya ada sabu seberat 0,30 gram.

"Memang saat penangkapan kita tidak menemukan barang bukti, tetapi atas dasar pengakuan para tersangka, hasil tes urine dan beberapa bukti petunjuk ketiganya kita tetapkan sebagai tersangka dan kita tahan," ujarnya.Dari keterangan ketiga tersangka diketahui jika tanggal 5 Februari 2019 tersangka K membeli sabu seharga Rp 300 ribu yang uangnya diperoleh dari SG. Sabu tersebut dipakai bertiga oleh K, SG dan istrinya, kemudian K kembali membeli sabu seharga Rp 500 ribu yang rencananya akan dipakai untuk malam hari dan uang pembelian dari JS.

Soal pelimpahan ketiga tersangka ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, dia menegaskan hal tersebut dilakukan karena jaksa penuntut umum sudah menganggap berkas lengkap. Sehingga ketiga tersangka beserta barang bukti diserahkan kepada jaksa penuntut umum untuk proses hokum selanjutnya. "Tidak benar tudingan kalau para tersangka kita limpahkan ke Kejaksaan karena ada laporan ke Propam Mabes Polri," ucapnya. (Rel)
Share on Google Plus

About DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191