Pasca Rubuh, Komisi D Rencana Panggil Kadis PKP2R

DETEKSI.co - Medan, Pasca rubuhnya bangunan Rumah Toko (Ruko) yang rubuh di Jalan Ringroad, Medan Sunggal, Komisi D DPRD Medan mengunjungi bangunan tersebut, Selasa (9/4/2019) pagi sekira pukul 10.00 WIB. Insfeksi mendadak (Sidak) tersebut dipimpin Ketua Komisi Abdul Rani bersama dua anggota Komisi D, Parlaungan Simangunsong dan Ahmad Arif.

Amatan, yang terlebih dahulu tiba di lokasi yakni Ketua Komisi D DPRD Medan, Abdul Rani dan Parlaungan Simangunsong dan mereka juga melihat kondisi salah satu rumah warga yang rusak akibat tertimpa material bangunan ruko yang rubuh tersebut. Rumah yang rusak itu merupakan milik Torganda Manurung yang tepat berada dibelakang ruko tersebut. 

"Padahal sudah kita atur Perda, agar setiap bangunan itu punya jarak atau spasi 1,5 meter, tapi pas dilihat di sini tampaknya gak ada jaraknya lagi," ujar Parlaungan sembari melihat dua kamar dan dapur milik Torganda Manurung yang ikut roboh.

Melihat kondisi itu, Komisi D DPRD pun berencana memanggil instansi yang layak bertanggung atas kasus tersebut. 

Sementara, Ketua Komisi D DPRD Medan, Abdul Rani mengatakan dalam waktu dekat ini Komisi D DPRD Medan akan memanggil Kadis Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kadis PKP2R, Camat Medan Sunggal dan Lurah Medan Sunggal.

"Kita buat Rapat Dengar Pendapat (RDP) saja dengan para pihak, termasuk meminta keluarga pak Manurung hadir agar dibahas di sana. Kita jadwalkan Selasa 16 April 2019 mendatang," ujar Abdul Rani.

Sambung, Abdul Rani, kasus seperti ini tidak boleh lagi terjadi. "Kita akan minta setiap proses konstruksi bangunan bertingkat di Medan ini diawasi, dinas terkait harus mengawasi terus perizinannya" sebutnya.

Menurut Rani setiap adanya konstruksi bangunan, dinas terkait harus ikut mengawasi. Termasuk merobohkan bangunan itu sendiri dengan sengaja. "Semua ada aturannya," tegasnya.

Sementara, Torganda Manurung mengeluhkan sampai saat ini belum ada pihak pemilik ruko dan Pemko Medan yang datang membantu perawatan anaknya bernama Febri Manurung (16) yang menjadi korban.

"Anak saya mengalami luka di kepala dan punggungnya akibat terkena material bangunan ruko itu. Saya minta pemerintah peduli lah dengan apa yang kami alami ini," ujarnya.(van)
Share on Google Plus

About DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191