Usai Indehoi, Minta Bayar Rp 1,5 Juta, Charda Br Sitohang Dibunuh Pakai Gunting

DETEKSI.co - RANTAUPRAPAT, Warga Gang Rambutan, Jalan Sempurna Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Senin (15/4) sekira jam 05.30 wib dini hari, di gegerkan dengan mayat wanita yang tewas bersimbah darah di kamar kostnya. Wanita itu adalah Charda boru Sitohang alias mak Klista (30).
         
Informasi yang dihimpun menyebutkan, warga Kecamatan Bilah Hulu yang sudah 4 bulan kost di tempat itu, tewas dengan kondisi luka tusukan benda tajam tepat di dadanya.

"Awalnya kita mendapat informasi dari kepala lingkungan Bakaran Batu tentang adanya mayat wanita di kamar kostnya yang diduga sebagai korban pembunuhan" ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SIK, SH melalui Kasat Reskrim AKP Jamakita Purba SH,MH kepada wartawan.

Menerima informasi itu, petugas Sat Reskrim segera turun ke lokasi guna melakukan olah TKP dan penyelidikan. Dari sana diketahui bahwa korban di bunuh oleh pria bernama Raja Baginda Gunung Hasibuan (26) warga Gang Bogor, Jalan Urip Sumodiharjo, Kelurahan Cendana, Kecamatan Rantau Utara.

Sat Reskrim pun memburu pelaku. Berselang dua jam, pelaku berhasil ditangkap di warnet Antariksa Perangin-angin, Jalan Gatot Subroto,  Rantauprapat.

" Setelah kita tangkap dan lakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku menghabisi korban dengan menggunakan gunting" beber Jamakita.

Kepada polisi, tersangka mengaku membunuh korban usai berhubungan badan. Perisitiwa bermula dari perkenalan tersangka dengan korban pada Sabtu 13 April 2019 sekira jam 19.00 wib, di Warnet Antariksa Perangin-angin, Jalan Gatot Subroto, Rantau Prapat.

Keesokan harinya, Minggu 14 April 2019, sekira jam 24.00 wib, dari tempat mereka berkenalan, tersangka menghubungi korban dengan menggunakan handphone. Saat itu, tersangka minta dilayani untuk berhubungan badan dan di setujui oleh korban dengan kesepakatan tarif sebesar Rp. 250.000.

Deal, tersangka pun langsung menuju kost korban dengan menumpang becak motor. Setelah sampai di kost korban, tersangka kemudian masuk kedalam. Di dalam keduanya melakukan hubungan badan.

Usai berhubungan badan, sekira jam 04.00 wib, tersangka ingin pergi. Namun dia melihat handphone nya di pegang oleh korban. Tersangka meminta handphone nya kepada korban secara halus, namun korban menolak memberikannya sebelum diberikan uang sebesar Rp. 1.500.000.

Kesal dengan korban, tersangka marah dan langsung mengambil sebuah gunting dari dalam tas korban dan langsung menghujamkannya ke dada dan perut korban. Setelah itu, tersangka lari menumpang becak bermotor menuju warnet Antariksa Perangin-angin Rantauprapat.

" Saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut" papar Kasat.(dian)
Share on Google Plus

About DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191