Akses Putus Diterjang Banjir Bandang, Warga Cisarua Bangun Jembatan Pakai Bambu


DETEKSI.co - Bogor, Jembatan penghubung antar Kecamatan Cisarua dan Megamendung yang terputus akibat banjir bandang beberapa waktu lalu, kini sudah dapat dilalui, setelah warga Kampung Cipayung dan Muara secara swadaya membangun kembali jembatan tersebut menggunakan bambu.

Dadang (42) salah seorang warga Cipayung saat dikonfirmasi, Jumat (10/05/19) sekitar pukul 10.15 WIB, mengatakan pembangunan jembatan ini dibangun selama seminggu dengan cara gotong royong dengan warga sekitar. Jembatan tersebut dibangun menggunakan bambu agar dapat diakses kedua kampung tersebut. Namun, jembatan itu hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

Dadang juga mengatakan, warga berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor agar dapat segera membangun jembatan permanen.

"Lagian jembatan yang ada sekarang ini sifatnya hanya sementara, dan terbuat dari bambu, kalau terlalu lama digunakan khawatir cepat rusak lagi," ungkapnya.

Teroisah, saat dikonfirmasi terhadap Kanit Satpol PP Kecamatan Megamendung Iwan Relawan membenarkan pembangunan jembatan tersebut hasil swadaya masyarakat dan dikerjakan secara gotong royong dua desa, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung dan Desa Kopo, Kecamatan Cisarua.

"Pembangunan dari pemerintah terus akan kami  diupayakan," ucapnya.

Hal senada juga dikatakan, Koordinator Pengamat Jalan pada UPT Jalan Wilayah II Ciawi, Maman Daud mengatakan, rencananya pembangunan jembatan tersebut akan menggunakan dana CSR.

"Kita akan dorong pembangunannya menggunakan dana CSR," kata Maman.(Deddy)
Share on Google Plus

About Amd DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191