Pembacaan Tuntutan Terdakwa Eksekutor Akner Rumapea Tiga Kali Ditunda, Ada Apa?


DETEKSI.co - Pangururan, Setelah ditunda di Pengadilan Negeri (PN) Balige, Rencana Pembcaan Tuntutan (Rentut) terhadap terdakwa Jauba Sinaga (63) warga Desa Pardomuan Nauli Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir dan terdakwa Monang Sitohang alias Ama Martohap (49) penduduk Desa Hatoguan Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir. Kembali ditunda di Pengadilan Negeri Balige di Samosir di Jalan Dr Hadrianus Sinaga Pangururan, Kamis (16/5/2019) siang.

Sidang lanjutan Rentut tersebut kembali dilaksanalan pekan depan pada Senin (20/5/2019) di PN Balige.

Amatan di dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim Ketua Paul Marpaung,SH mempersilahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Crispo Mual Natio Simanjuntak, SH didampimgi Nova Marharetta SH, menyampaikan agenda pembacaan tuntutan kembali dilanjutkan pada Senin (20/5/2019) di PN Balige.

Mendegar penyampaian dari JPU Crispo Mual Natio Simanjuntak, Hakim Ketua Paul Marpaung, SH merasa terkejut mendengar ucapan JPU tersebut.

"Penundaan pembacaan tuntutan ini sudah yang tiga kalinya ditunda. Jika Senin depan tetap ditunda juga maka saya akan memerintahkan Hakim Ketua di Balige untuk membacakan penetapan tuntutan," ujar Hakim Ketua dengan kesal sambil menutup sidang dengan mengetuk palu.

Diluar persidangan, Robert Imbang Tamba,SH &  Partners selaku penasehat hukum (PH) korba Akner Rumapea mengatakan akan memperjuangkan kasus tersebut hingga putusan inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

"Para terdakwa tega menghabisi nyawa korban dengan sadis. Perbuatan kedua terdakwa merupakan suatu tindakan pidana yang telah terencana, makan kita minta JPU menetapkan pasal 340 KUHPidana kepada kedua terdakwa, " kata Robert Imbang Tamba usai persidangan.

Sambung Robert menegaskan kedua terdakwa harus di hukum sesuai dengan perbuatannya. "Walaupun langit runtuh hukum harus ditegakkan di PN Balige dan PN Balige serta dalang dibalik ini segera kita dudukan di kursi persakitan," tegasnya.

Berita sebelumnya, korban Akner Rumapea (65) warga Desa Pardomuan, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Korban dibunuh di depan sang istri Hetdi Br Tampubolon (59) di perladangan Barombung Desa Pardomuan Nauli Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir, Senin (20/8/2018) silam, sekira 09.30 Wib.(tur)
Share on Google Plus

About Amd DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191