Pengangguran di Kabupaten Bogor Naik, Ini Kata Disnaker

DETEKSI.co - Cibinong, Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, angka pengangguran di Bumi Tegar Beriman tahun 2018 telah naik dari tahun sebelumnya.

Kabid Perlindungan dan Perluasan Kerja Disnaker Kabupaten Bogor, Joko Sumarno mengatakan bahwa hal itu disebabkan oleh beberapa faktor.
Seperti adanya perusahaan yang hengkang, ditambah kelulusan selalu bertambah tiap tahunnya.

Kan lulusan terus bertambah tiap tahun, terus kemungkinan perusahaan yang pindah ungkap joko, Jumat jam 15: 20 sore  (10/5/2019).

Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah berupaya mengikis angka pengangguran tiap tahunnya.

Dia harus berhadapab dengan lulusan yang bermunculan di Kabupaten Bogor tiap tahunnya.

Karena lulusan banyak ya, tiap tahun dikikis. Kita sudah membuat program pembuka lapangan kerja, seperti Carier Center kemarin.pencari kerja akan kita tingkatkan lagi  kita arahkan ke balai latihan kerja,ungkapnya.

Angka pengangguran tahun 2018 di Kabupaten Bogor yang sempat diprediksi bakal menurun rupanya malah mengalami peningkatan.

Pada tahun 2017 pengangguran 9,55 persen, meningkat 0,2 persen di tahun 2018 menjadi 9,75 persen.

Kasi Neraca Wilayah dan Analis Statistik, Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor, Ujang Jaelani menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh adanya beberapa perusahaan yang tutup dan berpindah ke luar wilayah Kabupaten Bogor sehingga PHK terhadap karyawan tak terhindarkan.

Penduduk Kabupaten Bogor yang bekerja di luar seperti di Depok, Jakarta, Bekasi, dan lainnya ada juga yang habis kontrak kerjanya ,Meski pun begitu, Ujang menilai kenaikan angka pengangguran ini tidak terlalu tinggi karena terbantu juga oleh program pengentasan pengangguran di Kabupaten Bogor.ungkapnya. (Deddy)
Share on Google Plus

About DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191