Undangan Sembako Gratis Tuai Protes Ratusan Emak-Emak Se-Kecamatan Namorambe

DETEKSI.co - Namorambe, Ratusan masyarakat yang kebanyakan dari emak-emak Se-Kecamatan Namorambe mendatangi pemilik Club Cahaya di Dusun II Desa Namorambe Kecamatan Namorambe.

Aksi protes ratusan ibu rumah tangga (IRT) tersebut untuk menuntut janji pembagian sembako gratis dan analisa tubuh serta membawa pulang teh stamina secara cuma-cuma (gratis) yang akan diberikan Club Cahaya melalui surat undangan Germas (Gerakan Masyarakat Sehat) yang akan dilaksanakan pada Rabu 8 Mei 2019 mulai pukul 13.30 WIB sampai selesai bertempat di Jambur Namurambe.

Informasi di peroleh, aksi protes ratusan IRT yang datang dari berbagai Desa Se-Kecamatan Namorambe berawal dari selebaran undangan sembako gratis yang mereka terima dan langsung mendatanginya.

Begitu tiba di lokasi yang tertulis di surat di undangan tersebut, kemudian para IRT ditanya dengan keluhan penyakitnya masing-masing oleh wanita bernama Nila (32). Lalu wanita yang diduga sebagai orang suruhan pemilik Club tersebut memberikan obat cair dalam bentuk minuman teh, karena ingin sehat lalu warga pun menguk habis minuman yang diberikan Nila.

Herannya, usai menegak minuman tersebut, warga diminta untuk membayar minuman yang telah diminum warga. Mendengar ucapan itu, sontak membuat warga yang datang merasa terkejut. Alhasil cekcok mulut pun terjadi hingga berujung menuai protes dari warga.

Merasa tertipu, ratusan IRT yang datang langsung melakukan aksi protes di depan lokasi Club sambil menuntut sembako gratis yang mereka janjikan.

"Bagaimana kami nggak demo, tujuan kami mau ambil sembako gratis. Sampai disitu kami disuruh minum obat dan kami pun mau saja karena kami kira itu semua gratis. Kami kira setelah minum, kami baru dikasi sembako gratis," ketus Rosmawati (49) dengan nada tinggi dan diamini ratusan IRT lainnya, Rabu (8/5/2019).

Sementara Nila yang merupakan warga Jalan BZ. Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor ini mengaku tidak ada berjanji membagi-bagikan sembako gratis bagi IRT yang hadir atas undangan Club Cahaya. Hanya saja menurut Nila, bagi-bagi sembako gratis yang tertulis di kupon yang sudah di bagikan ke masyarakat salah tulis dan kurang hurufnya.

"Sebenarnya di selebaran itu kata-katanya salah tulis, sebenarnya tulisannya "Doorprize" bagi-bagi sembako gratis bagi orang-orang tertentu saja. Dan di saat membagikan kupon, kita tidak memeriksanya. Pun demikian kita sudah minta maaf," kikah Nila saat di konfirmasi di Polsek Namorambe, Rabu (8/5/2019) sore. Sambil berjanji akan segera memperbaiki kinerja pihak Club Cahaya.

Terpisah, Jon Filter Sembiring, Kepala Desa Namorambe ketika dikonfirmasi awak media melalui salah seorang Stafnya membenarkan kegiatan yang akan dilaksanakan pihak Club Cahaya.

"Pihak Club Cahaya memang ada melapor sama kita tentang kegiatanya. Hanya saja kita tidak mengetahui tentang adanya bagi-bagi sembako gratis," ujar Staf Kantor Kades Namorambe tersebut.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Namorambe AKP Darwin Ginting mengatakan pihaknya sudah menghentikan kegiatannya dan pihak Club Cahaya sedang dimintai keterangan terkait aksi demo itu.(DB)
Share on Google Plus

About Amd DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191