Diimingi Beli Baju Lebaran, Pria Berbadan Tambun Sukses Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Korban saat membuat laporan di Polsek Delitua.(foto/DB)

DETEKSI.co - Delitua, Informasi yang diperoleh di Polsek Delitua, Jumat (14/6/2019) sekira pukul 14.20 WIB.  Bermula saat korban pulang dari sholat teraweh dari masjid yang berada tidak jauh dari rumahnya. Tiba dipekarangan masjid korban dihampiri pelaku FD, kemudian pria berbadan tambun itu menyapanya dan menanyakan, "sudah beli baju baru untuk lebaran" kata pelaku, dan korbanpun menjawabnya "belum".

Mendengar jawaban korban, pelak pun memancing korban dengan menawarkan untuk dibelikan baju baru. Korban yang hanya mengecap kelas IV Sekolah Dasar ini, langsung memanggutkam kepalanya begitu mendengar tawaran pelaku. Tanpa buang waktu lama pelaku pun langsung membawa korban dengan naiki sepeda motor Honda Vario milik pelaku.

Saat diperjalanan pelaku berpura-pura menbelokan sepeda motornya ke toko pakaian yang sudah tutup, sehingga pelaku mengatakan kepada korban untuk mencari toko yang lain. Ketika menuju ke toko pakaian yang kedua, pelaku kembali berbelok ke toko pakaian yang juga telah tutup. Sehingga pelaku membuat alasan untuk singgah ke hotel dulu yang dekat dengan toko yang sudah tutup tutup tersebut.

Tibanya di dalam hotel, korban yang tidak mengerti apa-apa ini hanya percaya dengan kebaikan pelaku dan tetap menuruti kemana pelaku membawanya. Begitu berada didalam kamar hotel, pelaku membujuk korban agar mau bersetubuh sebelum mencari toko baju yang akan mau di beli. Mendengar perkataan pelaku, korban langsung terkejut dan ketakutan begitu mengetahui kalau pelaku sudah tidak berniat baik. Melihat korban tidak menuruti perkataanya, pelaku memaksa paksa buka baju sambil menutup mulut korban.

Karena korban kelelahan setelah membela diri, akhirnya pelaku dengan leluasa menguasai tubuh korban. Disitulah pelaku bebas mengagahi korban.

Setelah puas mengagahi korban, lalu pelaku pun terkulai lemas diatas tempat tidur. Melihat pelaku terbaring ditempat tidur, korban langsung menjerit sambil menangis karena menahan sakut pada kelaminnya. Mendengar jeritan korban, pelaku langsung merayu korban dengan mengajaknya untuk beli baju baru sehingga korbanpun terdiam.

Saat diperjalanan tepatnya depan Gang rumah korban, pelaku menurunkan korban sambil menyuruhnya untuk tidak menceritakan kejadian itu kepada siapapun.

Tiba di rumah, korban pun langsung di tanya ibunya bernama berinisial I (40). Takut melihat orang tuanya marah dan sudah lama mencarinya kemana-mana. Korban pun akhirnya mengaku ia telah di bawa seorang pemuda yang baru di kenalnya hendak membelikan ia baju baru. Kurang percaya dengan jawaban anaknya, karena melihat pakaianya lusuh. Ibunya pun lantas mengancam anaknya untuk buka mulut. Akhirnya korban mengaku dan menceritakan apa yang sudah terjadi kepadanya.

Mendengar itu, ibu korban sontak terkejut dan cemas, saat itu juga ibu korban langsung membawa anaknya ke salah satu klinik yang berada dekat rumahnya. Guna memastikan anaknya masih perawan atau tidak. Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan bahwa anaknya tidak prawan lagi, Ibu 3 anak ini pun langsung menangis dan memeluk anaknya.

"Melati tidak tamat SD dan tidak mengenal huruf karena keterbelakangan mental. Dan dia, kita temukan di pinggir jalan menuju rumah sekitar pukul 10.00 WIB tadi (Jumat 14 Juni 2019). Tega kali pelaku memperlakukan itu terhadap anak saya. Melati merupakan anak nomor 2 dari 3 bersaudara," terang ibu kirban saat berada di Polsek Delitua.

Kapolsek Delitua kompol Efianto melalui adalah satu penyidik, membenarkan laporan korban. (Dc/DB)
Share on Google Plus

About Amd DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191