Kerja di PLTU Jadi Tukang Pikul Besi Pun Bayar

DETEKSI.co - Langkat, Sulitnya mendapat pekerjaan di PLTU ( Pembangkit Listrik Tenaga Uap ) yang ada di Pangkalan Susu Kab.Langkat sejumlah warga sekitar rela membayar asal mendapat pekerjaan di Perusahaan tersebut.

Untuk mendapat pekerjaan sebagai pemikul besi saja warga membayar Rp 2 juta itu pun dengan waktu yang terbatas dua sampai tiga bulan kerja hal tersebut disampaikan warga Kecamatan Pangkalan Susu kepada wartawan Jumat (26/07/2019) saat menyampaikan persoalan yang mereka hadapi terkait pekerja lokal Ke DPRD Kab.Langkat.

Sebelumnya selasa (23/07/2019) mereka melakukan unjuk rasa dengan memblokir jalan menuju PLTU dengan memalangkan kerendahan mayat ditengah jalan.

Menurut salah seorang perwakilan perusahaan yang terlibat dalam pembangunan PLTU tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa perekrutan pekerja di PLTU biasanya di serahkan kepada Kepala Desa setempat.

Puluhan warga yang mengadu Ke DPRD Langkat saat itu diterima Wakil Ketua DPRD Langkat, Donny Setha dan menggelar rapat dengar pendapat dengan perwakilan pengunjuk rasa yang berasal dari tiga desa yaitu Desa Pintu Air, Desa Sei Siur dan Desa Tanjung Pasir dan perwakilan PLN serta perwakilan PT Visa & Duta, PT Palma dan dihadiri Camat Pangkalan Susu T.F Azmi , Kapolsek Pangkalan Susu AKP Selamat Riyadi serta 3 Kepala Desa.

Dalam pertemuan tersebut warga mengungkapkan  adanya pungutan liar dalam perekrutan pekerja di PLTU Pangkalan Susu.

Usai RDP ( Rapat Dengar Pendapat ) dengan wakil ketua DPR tersebut sore itu juga warga melanjutkan membuat pengaduan Ke Polres Langkat terkait adanya Pungutan tersebut.(AR.Lim)
Share on Google Plus

About DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191