Pelataran Parkir Gelangang Remaja Milik Pemko Medan Diduga Jadi Ajang Bisnis

Pelataran parkir Gelangan Remaja yang disewakan kapada pihak ketiga. 
DETEKSI.co - Medan, Pelataran parkir di depan Gelangang Remaja di Jalan Sutomo, Medan di duga telah di komersilkan kepada pihak ketiga yang merupakan pelaku usaha warung kopi (Warkop) dan warung Nasi.

Amatan di pelataran parkir yang berada di sebelah kiri Gedung Remaja tersebut terpantau telah berjejer bangunan kios warung kopi di pelataran parkir tersebut, Rabu (31/7/2019).

Berdasarkan penelusuran di lokasi, ternyata mereka menyewa lahan pelataran parkir kepada pihak PD Pembangunan Kota Medan.

Ketika disambangi ke kantor PD Pembangunan Kota Medan, salah seorang pegawai mengatakan bahwa yang menangani sewa lahan itu semua berurusan kepada Syaiful Alam.

Namun ketika dikonfirmasi kepada Syaiful Alam mengakui telah meyewakan lahan parkir itu kepada para pelaku usaha warkop dan warung nasi.

"Memang kita yang menyewakan lahan parkir itu kepada orang pedagan warkop dan pedangang warung nasi," aku Syaiful Alam.

Tanpa sungkan, Syaiful Alam membeberkan mengenai sistem sewa menyewa lahan parkir tersaebut. "Kita hanya menyediakan lahan dan mengenai bangunannya itu mereka sendiri yang membangun," ungkapnya.

Masih kata Syaiful Alam, jika lahan itu disewa permeter. "Harga sewa lahan Rp.25 ribu permeter dan dikalikan berapa luas ukuran lahan yang akan dipergunakan untuk membangun kios warungnya sementata untuk listrik mereka memakai token yang memasukan listrik token mereka sendiri dan mereka juga wajib membayar retribusi kebersihan serta jaga malam, " bebernya.

Kemudian ketika disinggung mengenai pendapatan dari hasil sewa lahan, kebersihan dan jaga malam, Syaiful Alam sedikit kelagapan sembaribmengaku semuanya disetorkan ke Kas, "pendapatan hasil sewa lahan, kebersihan dan jaga malam, semuanya disetorkan dan masuk ke KAS Keuangan PD Pembangunan Kota Medan, " kilahnya.

Sementara Direktur Utama PD Pembangunan Kota Medan, Putrama Alkhairi ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengatakan itu urusan Manager Kolam Renang.

"Oh. Kalau itu saya tidak tahu, coba tanya sama Manager Kolam Renangnya saja," ketus Direktur Utama PD Pembangunan Kota Medan, Putrama Alkhairi, Rabu (31/7/2019) pagi, sekira pukul 10.00 WIB.

Saat ditanya apakah dia mengetahui mengenai pelataran parkir yang berada di dekat Gelangang Remaja yang telah dikomersilkan (disewa) kepada pihak ketiga untuk membuka usaha warkop dan biaya sewa, jaga malam serta retribusi kebersihan masuk ke Kas PD Pembangunan Kota Medan atau ke Kas PAD Kota Medan.

Lagi-lagi orang nomor satu di PD Pembangunan Kota Medan menghindar sembari mengatakan "tanyakan saja sama Manager Kolam Renang," ucapnya sembari berlalu.

Menurut pemerhati Pembangunan Kota Medan, Sahat S, mengatakan berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah disebutkan bahwa Perusahaan Daerah bertujuan untuk turut serta melaksanakan Pembangunan Daerah khususnya dan pembangunan ekonomi nasional umumnya dalam rangka ekonomi terpimpin untuk memenuhi kebutuhan rakyat dengan mengutamakan industrialisasi dan ketenteraman serta kesenangan kerja dalam perusahaan, menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Dia sangat menyayangkan tindakan Pemko Medan yang sama sekali tidak memperdulikan aset Pemko tersebut. “Hati kita miris saat melihat aset Pemko Medan yang diduga dikomersilkan, padahal gelanggang ini merupakan aset Pemko yang digunakan sebagai sana olah raga oleh Atlit Kota Medan," kata Sahat. (Dc/red)
Share on Google Plus

About Amd DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191