Bocah SD Ini Diduga Dicabuli Dua Pria Dewasa di Kamar Sekolah

Ilustrasi. 
DETEKSI.co - Medan, Diduga mencabuli seorang bocah berusia 6 tahun, As dan Af ditangkap personil unit Reskrim Polsek Patumbak.

Kedua pelaku pria dewasa yang merupakan warga Jalan Pertahanan Dusun 4  Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak Deli Serdang tega mencabuli korban sebut saja namanya Mawar.

"Pelaku melakukan pencabulan terhadap korban di salah satu ruang sekolah SD di Jalan Pertahanan Gang Madrasah. Saat ini kedua pelaku sudah ditangkap dan ditahan di Polsek Patumbak," ujar Paman korban berinisial Ak (40) pada wartawan pada Senin (12/8/2019) sore di Mapolsek Patumbak.

Ak menjelaskan aksi bejat kedua pelaku terhadap korban yang merupakan tetangganya sendiri terungkap pada Rabu (31/7/2019) sekira pukul 01.00 WIB,  ketika itu korban sedang tidur dikamar dan bermimpi merintih kesakitan seperti orang ketakutan, "Mak awak ditangkap abang-abang itu, awak di jahati," ujar Ak menirukan ucapan teriakan saat mengigau dalam tidurnya.

Mendengar ucapan anaknya yang lagi tidur mama koran sontak terbangun. Setelah bermimpi, kemudian korban terbangun dan duduk di tempat tidur.

Disitu kata Ak, ibu korban mencoba bertanya, " Kamu kenapa dan diapain nak,"sebut ak menirukan ucapan Mama korban. kemudian  Bunga menjawab. "Awak dijahati abang-abang itu," jawab Mawar sambil menangis, sesaat kemudian Bunga tidur kembali," tutur Ak.

Keesokan harinya setelah pulang dari sekolah Mawar kambali mengeluh kesakitan, dan memberitahukan keluhannya pada ibunya "Mama ini awak kok sakit," ketus Mawas saat mengadu pada ibunya.

Merasa ada yang terjadi pada buah hatinya, lantas ibu korban kembali bertanya,  kenapa itunya nak?. Dengan lugunya, Mawar menceritakan kejadian yang ia alami dan rasakan, kalau dirinya di panggil abang-abang yang rumahnya ada di belakang rumah Bunga.

"Titit awak dipegang dan di jolok-jolok pakai burung sama abang itu Ma, tapi burung abang itu gak masuk. Karana sakit awak berteriak, kemudian abang itu masukkan jarinya ke anu awak," cerita Ak mengingat kejadian yang menimpa anak kakaknya.

Lanjut Ak, mendengar pengakuan anaknya, kemudian orang tua Mawar memeriksa kemaluan Mawar dan ternyata benar. Orang tua korban melihat di sekitar kemaluan anaknya ada bekas luka yang memerah dan bengkak.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, ibu Mawar melihat di kemaluan korban ada mengalami luka yang memmerah dan bengkak. Lalu, ibu korban melaporkan kejadia itu ke Polsek Patumbak," tandas Ak.

Setelah mendapat laporan, petugas meminta keterangan sejumlah saksi dan mengambil hasil visum korban. "Petugas pun lalu menangkap kedua pelaku dan saat ini kedua pelaku telah menjadi penghuni penjara Mapolsek Patumbak guna penyelidikan lebih lanjut," pungkas Ak.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SH. SIK melalui penyidik Bripda Rasita Boru Sirait, saat dikonfirmasi membenarkan kedua pelaku yang diduga melakukan pencabulan terhadap anak balita berumur 6 tahun telah dilakukan penangkapan, namun kata Rasita seorang yang di duga pelaku berinisial As belum juga mengakui perbuatannya saat dilakukan pemeriksaan.

 "Kedua pelaku ditangkap di rumahnya dengan barang bukti baju koas dan celana warna merah kombinasi merah dan merah muda yang saat itu dipakai korban," ujar Polwan yang juga seorang penyidik Polsek Patumbak menambahkan.

Atas perbuatannya pelaku pencabulan terancam dijerat dengan Pasal 81 Jo Pasal 82 UU nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman 15 tahun penjara. (Dc/DB)
Share on Google Plus

About Amd DETEKSI.co

Redaksi DETEKSI.Co Menyajikan Informasi Berita Terkini, Kritis & Konstruktif
Hubungi Redaksi : 085372729191