Sang Ibu Temukan Anaknya Tergantung di Tangga

Editor: Irvan author photo

DETEKSI.co - Medan, Ntah apa yang menyebabkan Hartama Purba (28) nakat menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri di tangga yang berada didekat kamar korban.

Atas kejadia itu sontak membuat geger warga Perumahan Taman Angrek Blok Catelia, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Menurut keterangan Ibu korban Maria Sembiring (53), kepada pihak Kepolisian Polsek Deli Tua mengatakan, awalnya pada Sabtu (27/4/2019) sekira pukul 22.00 WIB,  ketika itu ibu korban pulang usai menghadiri acara keluarga di kawasan Deli Tua bersama Paman korban bernama Jati Bangun dan hendak pulang kerumahnya.

Setibanya di rumah, ibu korban melihat rumah dalam kondisi terkunci dari dalam,setelah diketik berulang kali namun tidak ada sahutan dari dalam rumah.

Karna tidak ada yang menyaut dari dalam rumah, dan mengira anak korban pergi keluar, kemudian ibu korban memutuskan untuk bermalam di rumah keluarga mereka yang berada tepat di belakang rumah korban.

Sekira pukul 09.00 WIB, ibu korban kembali pergi ke rumah mereka, sesampai di rumah ibu korban kembali memanggil korban,namun korban tidak juga menyaut, lalu ibu korba mencoba menelpon ke HP korban. Namun suara HP korban terdengar dari dalam rumah tapi tidak di angkat.

Takut terjadi hal yang tak diinginkan, lalu ibu korban memanggil tukang grenda agar membuka paksa pintu terali besi rumah mereka, begitu pintu di buka ibu korban langsung mencek ke kamar korban, namun kirban tidak di temui. Selanjutnya, ibu korban menuju ketangga dan disitu ibu korban melihat anaknya sudah dalam kondisi tergantung di tangga samping kamar korban.

Begitu mendapat laporan dari masyarakat, petugas Polsek Deli Tua bersama Tim Inafis Polrestabes Medan tiba dilokasi kejadian. Setelah dilakukan olahbTKP dan Indentifikasi oetugas tidak menemukan tanda-tanda luka-luka di tubuh korban.

Kemudian, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna dilakukan otopsi. Kepada awak media Kanit Reskrim Polsek Deli Tua, Iptu Idem Sitepu membenarkan periatiwa itu.(tur)
Share:
Komentar

Berita Terkini