Cium Aspal, HP dan Uang Driver Grab Lambai

Editor: Irvan author photo
Korban saat buat laporan di Polsek Delitua.(foto/DB)
DETEKSI.co - Delitua, Sudah jatuh ketimpa tangga, kata umpama itu pantas disematkan kepada Ahmad Azinur Fikri (22) warga Jalan Bunga Mawar 13, Kelurahan PB Selayang 2, Kecamatan Medan Selayang.

Awalnya, Driver Grab Bike, mendapat orderan memesan makanan yang masuk ke aplikasinya. Namun apes, ketika hendak mengantarkan orderan tersebut ke Jalan Anggrek Raya, Kelurahan Medan Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, tiba-tiba  sepeda motor Vario warna hitam BK 2448 AZA yang di kendarai korban, menabrak lobang sehingga korban terjatuh. Melihat korban terjatuh, salah seorang pria yang mengaku bernama Ronal (42), bersama warga sekitar Ronal langsung membawa korban ke klinik terdekat guna mendapat pertolongan medis.

Sementara sepeda motor dan tas korban diamankan warga sekitar. Usai mengantarkan korban ke klinik, kemudian pelaku Ronal kembali ke lokasi dimana korban terjatuh.

Setibanya dilokasi kejadaian (TKP), pelaku mendatangi warga yang telah menyelamatkan tas korban. Lalu pelaku meminta tas korban dengan alasan disuruh korban sambil menunjukan aplikasi grab. Merasa percaya, warga pun memberikan tas korban kepada pelaku dan pelaku pun tancap gas.

Tidak berapa lama, setelah mendapat pengobatan medis, kemudia korban kembali mendatangi tempat dia terjatuh untuk mengambil tas dan sepeda motornya. Begitu korban bertemu dengan warga yang telah menyelamatkan sepeda motornya, lalu korban meminta semua barang-barangnya. Mendengar ucapan korban, warga sontak terkejut mendengar ucapan korban yang meminta tasnya, warga langsung terkejut, karena tas korban sudah diserahkan kepada Ronal yang mengaku teman korban.

"Sewaktu jatuh, saya sudah lemas dan kepala terasa oyong, jadi tidak bisa lagi mengambil tas. Dan warga langsung bawa saya ke Klinik.  Padahal uang Rp. 10 juta itu, untuk bayar uang kobtrakan rumah orang tua saya dan Hp Samsung J Prem itu untuk alat saya kerja sebagai driver grab," ungkap korban saat berada di Polsek Delitua untuk membuat laporan kepolisian, Rabu (8/5/2019) siang.

Sementara, Kapolsek Delitua Kompol Efianto kepada awak media membenarkan laporan korban. "Korban saat ini masih dilakukan cek TKP oleh petugas kita. Dan setelah itu laporanya baru kita terima," pungkasnya. (DB)
Share:
Komentar

Berita Terkini