Maling "Kuda Besi" di Kos Pak Horas, Dua Residivis Ampun Doro Diterjang Peluru

Editor: Irvan author photo

DETEKSI.co - Medan, Tim Pegasus Polrestabes Medan berhasil mengamankan 2 orang Tersangka pencurian kendaraAn bermotor (Curanmor), Rabu (8/5/2019).

Tersangka M.Iswal alias Bambang (27) warga Jalan Pasar V Gang Salak 44 dan Hadi Gunawan alias Agun (21) warga Jalan Pasar Baru Tembung Gang Sayang ditangkap lantaran mencuri sepeda motor Honda Scoopy warna merah putih BK 2746 MAH Yustri Yani (27) warga asal Dusun IV Tabjung Rejo, Kelurahan Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKBP Putu Yuda Prawira SH SIK MH, Rabu (8/5/2019), mengatakan kepada awak media, kejadian itu bermula pada Selasa tanggal 07 Mei 2019 sekira pukul 08.00 WIB.

Ketika itu korban ke parkiran hendak melihat sepeda motornya yang sebelumnya diparkirkan di kos Pak Horas di Jalan HM. Joni Ganh Murni No.18, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area Medan, setibanya diparkiran, ternyata sepeda motornya sudah tidak ada lagi diparkiran tersebut.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian atas hilangnya sepeda motor Honda Scoopy dan mencapai kerugian ditafsir Rp.7.738.200 dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan.

Setelah menerima laporan korban, Tim Pehasus Polrestabes Medan dibawah pimpinan Kanit Pidum, Kasubnit I Jatanras dan personil Timsus mendapat informasi bahwa pelaku pencurian sepeda motor sesuai dengan laporan polisi tersebut.

Beruntung, keberadaan Tersangka sedang berada di seputaran Pasar V Tembung sedang nongkrong didepan aebuah warnet. kemudian Team langsung bergerak cepat meringkus tersangk

Untuk Sementara, berdasarkan hasil pemsriksaan kedua TSK mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian sepeda motor korban.

"Tersangka M.Iswal alias Bambang berperan sebagai membawa sepeda motor sedangkan untuk tersangka Hadi Gunawan alis Agun berperan sebagai pemetik sepeda motor korban. Kemudian sepeda motor korban dijual kepada tersangka Kojek (DPO) sebesar Rp.2 juta," ungkap Kasat Reskrim AKBP Putu Yuda Prawira SH SIK MH.

Kemudian team kembali melakukan pengembangan untuk mencari sepeda motor korban, namun pada saat akan menunjukkan keberadaan tersangka Kojek (DPO), kedua TSK mencoba melawan petugas sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki masing-masing tersangka.

Usai melumpuhka kedua tersangka, selanjutnya membawa kedua tersangka ke rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk mendapat perawatan medis.

Dari kedua tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti uang sebesar Rp.700.000, yang mana sisa hasil pembagian dari penjualan sepeda motor korban, uang sebesar Rp.200.000, sisa hasil pembagian dari penjualan sepeda motor korban, 2 buah topi warna hitam yang digunakan kedua tersangka, 1 buah jam tangan hitam yang digunakan tersangka Hadi, 2 buah kunci T dan 1 buah gelang hitam yang digunakan tersangka Hadi.

"Kedua tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian sepeda motor di Jalan HM. Joni Gang Murni No.18, Keluraham Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area Medan. Kemudian mengambil menjualnya kepada tersangka Kojek (DPO)," beber AKBP Putu, sambil menjelaskan bahwa tersangka M. Iswal merupakan residivis kasus narkoba dan tersangka Hadi residivis kasus Curanmor pada tahun 2016 dan 2017 di Polsek Percut Sei Tuan.(ir)
Share:
Komentar

Berita Terkini