Terduga Maling Mobil Tabrak Ibu-Ibu Usai Sholat Taraweh Hingga Tewas

Editor: Irvan author photo

DETEKSI.co - Medan, Satu unit mobil Avanza warna hitam BK1780 DN remuk diamuk massa di Jalan AR. Hakim, Kecamatan Medan Area, Jumat (17/5/2019) malam, sekira pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, diduga pelaku diamuk massa usai mencuri mobil yang kendarainya. Diketahui, pengemudi itu bernama Topik warga Jalan Jati III, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota.

Berdasarkan informasi dari sumber yang layak dipercaya di lokasi kejadian menyebutkan, aksi pelarian pelaku berawal dari arah Jalan Sukaramai, diduga usai mencuri di wilayah hukum Polsek Percut Seituan itu, karena aksinya diketahui oleh korbannya, mengetahui dirinya dikejar korban kemudian pelaku mengemudikan mobil yang diduga hasil curian tersebut dengan kecepatan tinggi hingga terjadi tabrakan massal.

Masih menurut sumber menerangkan, ternyata di dalam mobil Avanza hitam yang dibawa pelaku terdapat tiga orang penumpang dengan membawa senjata tajam.

Sambung sumber tersebut, saat melintas di Jalan HM. Jhoni dan melintas di Jalan Gedung Arca, pelaku telah menabrak mobil Avanza warna hitam. Aksi pelarian pelaku berlanjut sampai ke Jalan Halat, kemudian pelaku menabrak dua orang ibu-ibu pejalan kaki usai sholat teraweh, selanjutnya ke dua orang diduga teman pelaku berhasil melarikan diri dari.

Tidak sampai disitu, pelaku kemudian tancap gas menuju arah Jalan Sukaramai, lagi-lagi pelaku menabrak dua pedagang monza di seputaran Jalan AR. Hakim. Dua dari empat korban yang ditabrak pelaku meninggal dunia, sementara dua korban lagi mengalami luka parah dan telah mendapat perawatan intensive di Rumah Sakit Madani di Jalan AR. Hakim.

Alhasil, mobil dan pelaku remuk dihajar massa. Petugas kepolsian yang tiba dilokasi kejadian langsung membawa pelaku ke Rumah Sakig Bhayangkara, Medan,

Imbas kejadian itu, kondisi arus lalu lintas macat merayap, petugas yang tiba dilokasi langsung mengurai kemacatan. Hingha sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa itu.(ir)
Share:
Komentar

Berita Terkini