Cemarkan Nama Baik, Guslan Batubara Akan Melaporkan Media Cetak Terbitan Medan dan Online

Editor: Irvan author photo
Guslan Batubara saat memberikan keterangan kepada awak media di Polsek Percut Sei Tuan.(foto/Dms)
DETEKSI.co - Medan, Beredarnya dibeberapa media cetak terbitan Medan maupun media online tentang penberitaan tangkap lepas (Talas) yang terjadi di Polsek Percut Sei Tuan pada terbitan, Selasa (11/6/2019) lalu, dengan judul “Mahar 30 Juta, Polsek Percut Tangkap Lepas Bandar Sabu”.

Atas pemberitaan tersebut, pihak keluarga terduga tersangka merasa keberatan atas pemberitaan tersebut yang terkesan mengada-ngada alias Hoax News.

Sanggahan ini diungkapkan oleh Guslan Batubara (50) yang tak lain merupakan Ayah kandung dari terduga tersangka narkoba berinisial, RAB alias Riki kepada beberapa  awak media Tivi, Media cetak dan Online pada saat mendatangi Polsek Percut Sei Tuan, Rabu (12/6/2019) kemarin.

Dihadapan pihak Kepolisian dan sejumlah awak media, Uslan Batubara menyatakan, kedatangannya ke Polsek Percut Sei tuan guna untuk mencari salah seorang oknum wartawan yang  telah memviralkan anaknya di media massa dengan mengatakan bahwa anaknya seorang bandar narkotika.

"Itulah yang saya sedihkan, masak anak saya dibilang bandar narkoba dalam isi pemberitaan itu. sementara anak saya itu sedang mendaftar menjadi polisi dan udah cek-up dia di Polda," ucap ayah RAB  sembari menjelaskan itulah kornologisnya  dari saya selaku orang tuanya yang mana nama anaknya sudah tercemar.

Disesalkan Guslan lagi saat mengatakan, atas adanya judul pemberitaan itu dirinya merasa kecewa dan dirugikan dalam hal pencemaran nana baik. Bahkan dalam hal ini Uslan berencana akan melaporkan oknum wartawan tersebut ke Polisi dalam kasus pencemaran nama baik atas diri anaknya.

Pada kesempatan ini Guslan juga menjelaskan kornologis penangkapan terhadap anaknya pada 26 Mei 2019 lalu dimana Saat itu, personil Unit Reskrim Polsek Percut Seituan melakukan penggerebekan disalah satu cakruk yang tak jauh dari tempat tinggalnya diliingkungan Kampung Cendol, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei tuan.

Dimana pada saat penggerebekan terjadi Ramai para pemuda yang mangkal dilokasi cakruk itu langsung berhamburan lari kabur meninggalkan lokasi cakruk.

"Waktu Polisi datang, sebagian orang di cakruk itu berlarian. Sementara anakku tinggal dilokasi,Karena dia disitu, wajarlah selaku petugas mempertanyakan Karena ada barang yang dicurigai berupa plastik kosong ditemukan dilokasi makanya dia dibawa," ungkap Guslan.

Setelah diamankan Pihak Polsek Percut Seituan ke Mako untuk dimintai keterangan  dan dilakukan serangkaian pemeriksaan terhadap RAB selama 1x24 jam, lantaran tidak adanya ditemukan bukti atas keterlibatannya sebagai pengguna atau memiliki narkoba, RAB akhirnya tidak ditahan dan diserahkan kembali kepada pihak keluarga yang datang menjemput RAB tanpa memberikan Mahar apapun pada pihak polsek .(Dc/Dms).
Share:
Komentar

Berita Terkini