Ditinggal Mudik, Tukang Masak Mie Aceh "Borong" Perhiasan Toke

Editor: Irvan author photo
Korban saat membuat laporan di Polsek Delitua.(foto/BD/Dc)
DETEKSI.co - Delitua, Tidak disangka, kepulangan Sayed Zakaria (42) dari kampungnya yang berada di Aceh guna merayakan lebaran mendapati barang-barang berharganya raib dibawa kabur pekerjanya berinisial ZA (22).

Akibatnya, korban mengalami kehilangan perhiasan berupa 2 gelang emas seberat 35 gram, 8 buah cincin emas seberat 64 gram dan uang hasil penjualan sebanyak 5 juta, yang disimpan di lemari pakaian.

Peristiwa itu bermula saat korban bersama anak dan istrinya pergi mudik kekampung pada hari pertama raya Idul Fitri. Sementara pelaku, yang bekerja sebagai tukang masak mie Aceh milik korban, tetap berjualan dan tinggal di rumah pelaku yang berada di Jalan Tembakau Raya No.30, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan.

Saat di kampung, korban mendapat telphone dari ZA pada hari Sabtu (8/6/2019) pagi yang mengatakan kalau dirinya akan pergi ke Malaysia dan membawa semua uang hasil jualan milik korban dan akan menggantinya kalau sudah sukses. Mendengar itu korbanpun bingung melihat sikap pelaku dan memutuskan istrinya bernama Midah  pulang duluan ke Medan.

Begitu tiba di Medan pada Senin (10/6/2019) sekira pukul 08.00 WIB, saat berada didalam kamar, Midah sontak terkejut melihat kamar sudah berantakan. Dengan perasaaan tidak tak menentu, Midah langsung menuju lemari pakaian guna memeriksa perhiasannya. Namun pershisanya sudah habis dikuras ZA. Midah pun langsung menghubungi suaminya yang masih berada di kampung.

"Kami kira ZA hanya bawa bawa kabur uang saja, ternyata semua perhiasan habis diambilnya. ZA baru 3 bulan bekerja sama kami dan dia selalu nurut makanya kami percaya dia yang jualan dan tinggal di rumah kami sendirian," ujar Sayed Zakaria saat berada di Polsek Delitua, Kamis (13/6/2019).

Begitu mendapat kabar dari istrinya, Zakaria langsung menghubungi  handphone (HP) pelaku, namun HP pelaku sudah tidak aktif lagi.

"Saya yakin kalau pelaku tidak ke Malaysia karena pelaku tidak memilki KTP. Dan menurut saya pelaku berada di Aceh," bilang Sayed.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian lebih kurang Rp.50 juta dan memutuskan untuk melaporkanya ke Polsek Delitua.

Kepada petugas, korban berharap supaya pelaku bisa ditangkap. Karena Hp pelaku masih aktif dan bisa dilacak keberadaannya. (DB)
Share:
Komentar

Berita Terkini