Diduga Pertontonkan Tarian Erotis, SEMMI Kecam Keberadaan IMAHALO Resto Bogor

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Bogor, Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Cabang Bogor, mengecam keberadaan IMAHALO Resto Bogor yang berlokasi di Jalan Soleh Iskandar Kecamatan Tanah Sareal, karena diduga menjadi tempat hiburan malam. Dugaan tersebut berdasarkan pantauan yang mereka lakukan selama tiga pekan.

Koordinator Aksi, Aziz Yunda mengatakan IMAHALO Resto Bogor ini  diduga mempertontonkan tarian erotis wanita yang hanya memakai celana dalam dan kutang. Selain itu, restauran tersebut juga telah melewati batas waktu beraktifitas.

Dari hal itu, SEMMI Cabang Bogor mendesak Walikota Bogor, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor hingga Polresta Bogor Kota untuk menindak tegas restauran tersebut dengan menutupnya karena tak memiliki izin operasional dan penjualan minuman keras.

"Jika dalam kurun waktu 7x24 jam polisi dan Pol PP tidak bertindak tegas untuk melakukan sidak maka kami akan melakukan unjuk rasa di depan kantor Polresta, Pol PP di lanjutkan ke Polda Jabar dalam jumlah lebih besar lagi," tegas dia di sela aksi di depan Kantor Balaikota Bogor, Senin (22/7/2019).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda (Gakda) Danny Suhendar mengaku bahwa pengelola IMAHALO Resto Bogor telah dimintai keterangan oleh penyidik Pol PP Kota Bogor. Berdasarkan penyidikan, beberapa izin belum efektif. Antara lain Izin Nomor Induk Berusaha, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Izin Komersial atau Operasional.

"Yang bersangkutan telah membuat pernyataan bahwa semua izin-izin yang belum efektif akan diselesaikan dengan pemenuhan komitmen kepada DPMPTSP dan Disperindag," ungkapnya.

Danny juga menegaskan akan segera menindak tegas jika restauran tetap membandel menjual miras sementara izin belum diperoleh. Karena itu, terhitung sejak Senin (22/7) pengelola harus patuh dan taat kepada aturan Pemkot Bogor bahwa selama belum mengantongi izin tidak akan menjual minuman beralkohol, baik golongan A, B dan C. Hanya boleh menjual makanan dan minuman biasa. Kemudian tidak boleh ada penampilan Disc Jockey (DJ) serta pesanan makan dan minum terakhir pukul 00.00 WIB.

"Mulai hari ini, IMAHALO dipantau Pol PP. Kalau melanggar kita layangkan SP 1, 2, 3, dan dilanjut penyegelan sampai dengan pencabutan izin usaha atau ditutup," pungkasnya. (Erik)
Share:
Komentar

Berita Terkini