Gadis Cantik Asal Nias Dianiaya Pria Beristri, Ferry Hulu Pelaku Harus Ditangkap

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Medan, Kasus penganiayaan kembali terjadi di Kota Medan, Kali ini menimpa seorang gadis asal Nias berinisial SH (23), Tak terima dianiaya korban melaporkan pelaku ke Polsek Pancur Batu.

Berdasarkan Laporan Pengaduan Nomor : LP/224/VII/2019/RESTABES MEDAN Sek. P.Batu, Pada hari Senin Tanggal 22 Juni 2019 Sekutar pukul 22:30 Wib. Terlapor Jeremia Saragih.

Dalam laporan pengaduan tersebut dijelaskan bahwa, telah terjadi Peristiwa tindak pidana penganiayaan Terhadap korban inisial SH yang mengakibatkan gendang telinga mengalami sakit, pelaku menggunakan tangan dengan sekuat tenaga menampar pipi korban pada hari Senin (22/7/2019) sekira pukul 19:30 Wib, di jalan tuntungan lapangan golf.

Perbuatan main hakim sendiri dikecam pihak keluarga korban, sudah bersalah namun pihak pelaku tidak ada niat untuk meminta maaf terkesan kebal hukum, maka permasalahan ini kami serahkan kepada aparat penegak hukum supaya pelaku ditangkap dan dipenjarakan.

" Tidak ada salah Adek kami, Kok main pukul. Akibat perlakuan lelaki punya isteri itu membuat Adek kami trauma biasanya ceria kini banyak diam," kata Abang kandung korban mengaku bernama Ferry Hulu, Rabu (24/7/2019).

Ketika ditanya kepada Abang korban, kenapa pelaku tega memukul korban, apakah ada unsur hubungan asmara, " Keduanya tidak ada hubungan istimewa, lagian pelaku itu kan sudah punya isteri, jelas Ferry.

Ada pun kronologis kejadian, Malam itu Adek saya berkunjung ke rumah kakak iparnya yang rumahnya memang masih berdekatan, Lalu pelaku dengan suara lantangnya memanggil Adek saya katanya hei kau kesini, Begitu Adek saya menghampiri lelaki itu tanpa tanya pipi Adek saya ditampar oleh pelaku sebanyak dua kali.

Ketahuan penganiayaan itu, ketika korban menangis tersedu - sedu di kamarnya, ketika saya tanya kenapa kamu menangis dia bilang saya dipukul oleh Jeremi dan memperlihatkan pipinya memang memar, atas dasar itu kami sekeluarga sepakat membawa permasalahan ini dihadapan hukum, pelaku harus ditangkap demi ada rasa keadilan, ucap Ferry. (S. Giawa/Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini