Parlaungan Simangunsong: Pohon Tumbang "Hantui" Warga Medan

Editor: Irvan author photo

DETEKSI.co - Medan, Terjadi lagi, pohon berjenis Mahoni diketahui tumbang di Jalan Sekip Ujung, kelurahan Sei Putih I, tepatnya sebelum perlintasan rel kereta api, Selasa (23/7/2019) sekitar pukul 15.45 WIB.

Peristiwa ini menambah deretan panjang pada sejumlah kasus pohon tumbang di Kota Medan pada bulan Juli ini. Akibat kejadian itu arus lalulintas dilokasi kejadian mengalami kemacetan panjang. Melihat kejadian itu membuat warga Kota Medan menjadi was-was dan takut saat melintasi daerah jalanan yang ditumbuhi pohon-pohon tua.

Amatan, pohon tumbang tersebut menimpa kabel optik dan sebuah mobil yang kebetulan sedang berada disekitar pohon tersebut. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kejadian tersebut menyesalkan kinerja Dinas Pertamanan Kota Medan.

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Parlaungan Simangunsong angkat bicara. Politisi dari Partai Demokrat Kota Medan ini mengatakan, kepada Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan agar memperhatikan pohon-pohon di wilayah Kota Medan yang diketahui sudah lapuk dan sudah tua. Sebab, tidak sedikit pula jumlah pohon yang tak terurus yang dapat dutemui di beberapa ruas jalan Kita Medan.

"Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan harus cepat mengambil sikap dan segera memerintahkan Kepala Bidang Pohon untuk segera melakukan pengecekan terhadap pohon-pohon yang di ketahui rawan tumbang akibat sudah tua dan lapuk. Jangan dibiarkan, seolah-olah pohon-pohon tersebut kuat dan dijamin tidak tumbang. Karena, faktor cuaca dan kondisi tanah adalah salah satu pemicu pohon tumbang, apalagi sudah kebanyakan pohon tersebut tergolong pohon tua," kata Parlaungan Simangunsong.

Menurut Parlaungan, bahwa untuk perawatan pohon-pohon besar di Kota Medan sebenarnya sudah ada dianggarkan oleh Pemko Medan.

"Jangan sampai warga Medan dihantui ketakutan ketika melintasi jalan yang ada ditumbuhi pepohonan yang menjadi paru-paru Kota Medan," jelasnya.

Parlaungan menghimbau, agar pemerintah Kota Medan untuk mencari solusi bagaimana cara mengatasi pohon-pohon yang rentan tumbang dan melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang memiliki ranting dan dahan yang sudah rindang.

"Dinas Pertamanan Kota Medan tidak boleh diam, siapa yang bertanggungjawab jika ada masyarakat yang menjadi korban akibat tertimpa pohon," tegas Parlaungan. (Dc/red)
Share:
Komentar

Berita Terkini