Polrestabes Medan Ungkap Kasus Curanmor di 21 TKP " Pelaku dan Penadah " Diamankan

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Medan, Sudah beraksi di 21 lokasi, dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor dibekuk unit pidana umum Satreskrim Polrestabes Medan.

M.Suriadi alias Lak-lak (25) warga Jalan Ibrahim Umar di bekuk tim Pegasus Polrestabes Medan dari Jalan Sentosa lama, sedangkan Dedi Saputra (25) warga Jalan Gurila dibekuk tim Pegasus Polrestabes Medan dari dalam warnet yang terletak dijalan Purwo, Rabu (24/7/2019)

Tertangkapnya para pelaku curanmor yang telah beraksi di 21 lokasi Berawal saat korban yang bernama Rahmad Syawal (18) warga Jalan Mistar Ayahanda tiba di SPBU GB.Josua untuk melakukan rutinitasnya sebagai operator SPBU, sesampainya korban disana korban langsung masuk kedalam kantor untuk memakai baju seragam petugas SPBU, blum lagi selesai ia menukar baju.

Tiba-tiba korban teringat bahwa kunci sepeda motor miliknya masih lengket di stang sepeda motornya, lalu korbanpun bergegas menuju tempat dimana ia memarkirkan sepeda motornya, namun saat itu korban sudah tak melihat sepeda motor kesayangan lagi.

Korbanpun berusaha mencari kesana-kemari namun sia-sia, tak putus asa, korbanpun bersama rekan kerjanya yang lain langsung membuka rekaman CCTV yang ada di lokasi, dari rekaman terlihat jelas kelihatan dua orang pelaku telah mencuri sepeda motornya.

Selanjutnya korbanpun membuat laporan pengaduan ke Polrestabes Medan, berdasarkan keterangan korban dan saksi serta bukti rekaman CCTV, akhirnya Satreskrim Polrestabes unit Pidum dapat mengidentifikasi pelaku dan mengendus keberadaan M.Suriadi alias Lak-lak yang tengah berada di Jalan Sentosa Lama, dalam penangkapan Tampa perlawanan itu akhirnya Lak-lak bernyanyi bahwa Dedi.

"Saat pelaku M.Suriadi di intrograsi, ia ngakui perbuatanya melakukan pencurian Honda bersama Dedi, kamipun langsung menangkap Dedi di Jalan Purwo dan saat Dedi kami tanya dimana keberadaan sepeda motor yang mereka curi, Dedi mengaku telah menjualnya pada penadah bernama Boy di Jalan Denai seharga Rp.2.000,000,- ( dua juta rupiah )," ucap Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira.

Lanjutnya lagi, polisipun langsung memburu Boy, dalam hitungan jam, Boy pun dapat ditangkap didekat tempat tinggalnya namun sayang, saat di interograsi Boy mengaku telah menjual kembali sepeda motor curian itu.

"Kami saat ini tengah mengejar penadah barang curian berinisial AG, selanjutnya ketiga tersangka berikut 1 unit sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan Lak-lak dan sejumlah uang tunai hasil penjualan barang bukti kami bawa ke Polrestabes Medan.

Selain itu kedua pelaku juga sering melakukan pencurian kaca spion mobil dan pengakuan keduanya telah sering beraksi di 21 lokasi," pungkas AKBP Putu Yudha Prawira .

Berikut 21 lokasi aksi pencurian yang dilakukan M Suriadi dan Dedi:

1. Jalan Krakatau/Pajak Metal, hasil: spion kiri Pajero

2. Jalan Wahidin, hasil: spion kanan Avanza

3. Jalan Wahidin, hasil: spion kiri Rush

4. Jalan Gaperta, hasil: sepatu Nike hitam

5. Jalan Wahidin, hasil: spion kanan Fortuner

6. Jalan Asia, hasil: spion kanan Pajero

7. Jalan Prof HM Yamin, hasil: spion kanan Avanza

8. Jalan Gatot Subroto/Komplek Tomang Elok, hasil: Supra-X 125 biru

9. Jalan Setia Budi, hasil: Mio J hitam

10. Jalan Sado, hasil: Supra X merah

11. Jalan Asia, hasil: spion kiri Innova

12. Jalan Gajah, hasil: spion kanan Innova

13. Jalan Kancil, hasil: spion kanan Avanza

14. Jalan Sekip, hasil: spion kanan Innova

15. Jalan Puri, hasil: spion kanan Innova

16. Jalan Wahidin, hasil: spion kanan Innova

17. Jalan Gandi, hasil: spion kiri Fortuner

18. Jalan Gandi, hasil: spion kiri Rush

19. Jalan Wahidin, hasil: spion kanan Fortuner

20. Jalan Prof HM Yamin, hasil: spion kanan Pajero

21. Jalan Thamrin, hasil: kaca mata, tv, uang Rp400.000.
(MR/Suriyanto/Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini