Buntut Gigitan Anjing, Tukang Becak Dipukul ' Berdamai '

Editor: DETEKSI.co author photo
ilustrasi
DETEKSI.co - Stabat, Masih melekat dalam ingatan peristiwa yang sempat viral di medsos dan menghebohkan warga sekitar tentang pemukulan seorang tukang becak yang terjadi di Simpang Jalan Kutap Kelurahan Stabat Baru Kec. Stabat Kab. Langkat 11 Juli 2019.

Korban penganiayaan tersebut Rian Adrianto (50) tukang becak warga Dusun Pasar XII Desa Suka Mulia Kec. Secanggang.

Dari keterangan yang diperoleh melalui Kasubag Humas Polres Langkat berawal pada bulan Desember 2018 Rian Adrianto digigit anjing milik Toni Wijaya,selanjutnya pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2019 sekira pukul 18.00 Wib Rian mendatangi kediaman Toni Wijaya untuk menanyakan tentang permasalahan yang telah dilaporkan olehnya ke Polsek Stabat.

Karena pada saat itu Rian tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dan kemauannya untuk meminta ganti rugi atas gigitan anjing tersebut, selanjutnya mengambil Tojok dari Besi yang telah dipersiapkannya dan mengejar Toni  dengan cara memegang dengan kedua tangannya dan hendak memukul Toni dan Toni melarikan diri dan masuk kedalam rumah sambil meminta tolong.

Karena Rian tidak dapat melakukan pemukulan terhadap Toni kemudian Rian melakukan pengrusakan terhadap 1 Unit Mobil Toyota Avanza Warna Hitam dan 1 Unit Mobil Mitsubhisi Pajero Sport warna hitam pada bagian kaca dan body kedua mobil tersebut.

Kejadian tersebut dilihat oleh  2 Personil Polsek Stabat sedang berada didalam rumah Toni karena hendak membeli mangga, Kedua personil berusaha untuk mengamankan Rian yang saat itu memegang tojok, personil memegang Rian saat dalam pegangang tersebut terjadi penganiayaan terhadap Rian yang dilakukan Toni Wijaya dan Irwandi alias Simon.

Saat itu Kedua anggota Polsek berusaha untuk melarai para pelaku namun karena Rian masih tetap meronta, sehingga kedua personil polsek tersebut mengalami kewalahan untuk melerai perbuatan penganiayaan yang dilakukan oleh pemilik mobil yang dirusak tersebut. Kemudian setelah dapat di lerai, selanjutnya Rian dibawa ke Polsek Stabat kemudian di bawa untuk pengobatan ke rumah sakit untuk diobati dan kedua pelaku penganiayaan di bawa ke Polres Langkat untuk proses penyidikan.

Kejadian itu sempat mengundang perhatian warga sekitar dan yang melintas dijalan tersebut bahkan banyak dari warga ikut menggiring pelaku penganiayaan saat dibawa ke Polres Langkat.

Akhirnya dari peristiwa tersebut pihak kepolisian Polres Langkat menerima dua Laporan yang pertama laporan Rian Adrianto dengan Laporan Polisi Model Nomor : LP / 378 / VII / 2019 / SU / LKT, tanggal 12 Juli 2019, atas nama pelapor : RIAN ADRIANTO.

- Tindak pidana SECARA BERSAMA-SAMA MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAP ORANG atau PENGANIAYAAN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHPidana Subsidair Pasal 351 KUHPidana yang terjadi pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2019 sekira pukul 18.00 Wib di Simpang Jalan Kutap Kel. Stabat Baru Kec. Stabat Kab. Langkat.

- - Pasal 170 ayat (1) KUHPIdana dengan Ancaman Hukuman selama - lamanya : 

- hukuman 5 tahun 6 bulan penjara.

- - Pasal 351 ayat (1) KUHPIdana dengan Ancaman Hukuman selama - lamanya : 

- hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.

Kemudian laporan Irwandy alias Simon warga Jalan T. Amir Hamzah No. 690 Kel. Jati Utomo Kec. Binjai 

Dengan Laporan Polisi Model Nomor : LP / 382 / VII / 2019 / SU / LKT, tanggal 12 Juli 2019, atas nama pelapor : IRWANDY alias SIMON.

- Tindak pidana PENGRUSAKAN dan atau PEMAKSAAN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 406 ayat (1) KUHPidana Subsidair Pasal 335 ayat (1) ke-1e KUHPidana yang terjadi pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2019 sekira pukul 18.00 Wib di Simpang Jalan Kutap Kel. Stabat Baru Kec. Stabat Kab. Langkat.

Dari informasi yang didapat bahwa kedua pelapor telah berdamai,saat dikonfirmasi sejumlah wartawan Jumat (02/08/2019) Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Teuku Fathir, Sik membenarkan telah terjadi perdamaian dari kedua belah pihak.(AR.Lim)
Share:
Komentar

Berita Terkini