Diruang Gelar Perkara, Jasy Minta Kebenaran dan Keadilan Ditegakkan " Tangkap Pelaku "

Editor: DETEKSI.co author photo
Foto Rekaman CCTV
DETEKSI.co - Medan, Orang tua korban menolak permintaan maaf pelaku ketika, saat melangsungkan gelar Perkara di Mapolrestabes lantai II pukul 11:15 Wib, Selasa (6/8/2019) terkait penganiayaan anak dibawah umur.

Tak habis kalau ada seorang anak tega melihat anaknya dipiting oleh kawannya sendiri bernama J alias Ahau.

" Enak saja dia minta maaf, anak saya setenga mati menahan kesakitan akibat dipiting dengan sekuat tenaga, saya juga heran dia D ayah dari anakku, kenapa dia tidak marah disaat anaknya dipiting oleh orang lain," heran Ibu kandung korban kepada wartawan deteksi.co

Masih kata Jasy, Ahau ke toko katanya, mau menukarkan barang yang dipesan isterinya karena kebanyakan diambil. Sementara hasil rekaman CCTV, Ahau itu tidak menyinggung tentang barang akan tetapi yang ditanyai anak siapa bilangkan Ricky (korban), ucap Jasy (41) warga jalan Pukat IV Kel. Bantan Timur, Kec Medan Tembung, Kota Medan.

Anehnya kata Jasy, "Pelaku tidak tahu ada keributan, dan kalau bisa masalah ini saling memaafkan, "ucap Jasy menirukan ucapan Ahau diruang gelar perkara.

Namun ketika ditanya oleh pemimpin gelar perkara kepada saya, " Saya minta kebenaran dan keadilan ditegakkan secara hukum." tegas Jasy dihadapan para Polisi.

Kemungkinan kata Jasy, suami inisial D ada rasa ketakutannya karena dalam file itu ada bukti perbuatannya yang terekam CCTV makanya begitu dibawa file langsung dicegat dan dirampas.

Selanjutnya, Pemimpin gelar Perkara menjanjikan kalau hasil perkara hari ini di selidiki kebenarannya dan selanjutnya diserahkan kepada penyidik, kata Jasy.

Sesuai Tanda Bukti Lapor Nomor : STTLP/702/YAN.2.5/III/2019//Restabes Medan, Ahau terlapor. Penganiayaan anak dibawah umur ini berlangsung di sebuah Ruko Perdana Cendana di Jalan Gunung Krakatau No.60-C Kel. Glugur Darat I, Kec. Medan Timur, Minggu (28/3/2019) sekira pukul 13:30 Wib. (Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini