Pemecatan Siswa SMK N 1 Lotu Dinilai Tindakan Diskriminatif

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Nias Utara, Siswa SMK Negeri I Lotu Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara yang dipecat beberapa waktu lalu dengan alasan pelanggaran disiplin dan tata tertib sekolah, sejumlah pihak beranggapan bahwa hal tersebut merupakan tindakan diskriminatif dan perbuatan melawan hukum.

" Pemecatan terhadap Liferman Nazara yang dilakukan oleh Kepala sekolah SMK N 1 Lotu, terkesan dilakukan sepihak tanpa melibatkan Komite sekolah dan menghadirkan orang tua siswa sebalum dipecat ". 

Salah seorang tokoh Nias Utara (Ama Ewi Nazara) mengatakan sesuai Permendikbud No. 75 Tahun 2016 mengamanatkan, komite sekolah memiliki peran penting dalam lingkungan satuan pendidikan, sebagai mediator dan pemberi pertimbangan serta perwakilan dari seluruh orang tua siswa.

Menurut ama Ewi, yang dilakukan pihak sekolah terhadap Liferman Nazara (siswa yang dipecat) tidak mengikuti aturan tersebut. Tidak salah kami mengatakan tindakan tersebut dikategorikan perbuatan yang diskriminatif dan melanggar aturan, ucapnya kepada Deteksi.co di Lotu (17/8/2019)

Hal senada juga disampaikan oleh seorang warga Lotu yang tidak mau dituliskan identitasnya, bahwa tindakan dari pihak sekolah arogan dan melanggar aturan, dimana tindakan ini merupakan tindakan tidak terpuji, karena kesannya arogan.

Sah-sah saja memang siswa tersebut dipecat, namun perlu dilihat tingkat pelanggaran yang dilakukannya, apakah berat, sedang atau ringan. Jangan seenak perut saja memecat siswa, sebab siswa itu memiliki berbagai macam karakter, justru tugas guru adalah membentuk karakter siswa agar menjadi baik, pemecatan bukan solusi dalam mendidik, katanya.

Orang tua Liferman Nazara bernama Yudiaro Nazara dikefiamannya (17/8/2019) mengatakan pihaknya sangat kecewa atas sikap arogansi Kepala sekolah SMK N 1 Lotu yang sama sekali tidak punya hati, kami orang tua siswa bersama beberapa tokoh pernah mengemis kepadanya agar anak saya Liferman Nazara diterima kembali di SMK N 1 Lotu, namun sedikitpun tidak ada belas kasihan.

Lanjutnya, saat itu kami yang didampingi tokoh masyarakat menjamin dan siap menandatangani surat diatas materai untuk menjamin tidak akan lagi anak kami dimaksud mengulangi kesalahan yang sama disekolah itu, tetap juga Kepala Sekolah tidak merespon, beber orang tua Liferman Nazara. (F. Lahagu)
Share:
Komentar

Berita Terkini