Tinjau IMB Alhambra, Anggota DPRD Nilai Gejolak Warga Tak Bisa Dianggap Remeh

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - BOGOR , Polemik rencana pembangunan Alhambra apartemen yang mendapat penolakan warga kendati IMB sudah dikantongi, menjadi pusat perhatian kalangan DPRD Kota Bogor.

Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi Demokrat, Dodi Setiawan menegaskan, Pemkot Bogor harus bertanggung jawab atas kisruh permasalahan dilapangan. Bukan hanya sekedar mengeluarkan IMB saja, tapi persoalan setelah IMB keluar harus ditangani juga. "Pihak pemilik apartemen Alhambra harus dipanggil oleh Pemkot Bogor dan dicari tahu untuk penyelesaian, dimana letak permasalahan dan kesalahan yang terjadi sehingga masih ada warga yang menolak," tegasnya.

Dalam menyikapi permasalahan ini, jangan sampai seolah-olah sudah legal dengan memiliki IMB, tetapi urusan penolakan warga yang belum diselesaikan malah diabaikan. "Dasar IMB keluar itu bukan hanya memenuhi seluruh saran teknis dan persyaratan lain, tetapi harus ada partisipasi warga dan dukungan semua warga, terutama warga terdampak di sekirarnya," jelasnya.

Gejolak warga yang terjadi saat ini, tidak bisa didiamkan begitu saja, harus segera diselesaikan dengan cara cara komunikasi merangkul seluruh pihak, bukan hanya warga yang mendukung saja, tetapi paling utama warga yang belum memberikan persetujuan. "Harus diselesaikan dan jangan didiamkan saja karena bisa terjadi konflik horizontal. Ini merupakan kasus yang harus diselesaikan dan Pemkot Bogor wajib turun tangan," tandasnya.

Sebelumnya Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PDI Perjuangan, Atty Somaddikarya menegaskan, bahwa investasi yang datang ke Kota Hujan tidak boleh sampai menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat kecil, terutama para pelaku UKM. Seharusnya, pembangunan dapat memberi pengaruh positif bagi warga sekitar.

"Konflik antara warga dan pengembang harus menjadi perhatian pemerintah.  Jangan sampai 'membunuh' UKM hanga demi gedung mewah," ucap Atty kepada wartawan, kemarin.(Rik)
Share:
Komentar

Berita Terkini