Kek Sosis Cabuli 4 Siswi SD DiLangkat

Editor: DETEKSI.co author photo
Ilustrasi
DETEKSI.co - Langkat, JM (67) alias Kek Sosis Warga Desa Perkebunan Tanjung Beringin Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat yang sehari - hari berjualan sosis di Desa Tamaran Kecamatan Hinai dan di SD Negeri 050719 Tamaran telah dilaporkan orang tua siswi SD tersebut karena melakukan tindak pencabulan terhadap siswi SD yang menjadi pelanggan sosisnya.

Dari keterangan Selamet (43) orang tua korban warga dusun I Desa Tamaran Sabtu (21/09/2019) membenarkan kejadian tersebut,awal cerita sekitar sebulan yang lalu anaknya melaporkan kepadanya kalau kemaluannya dipegang -pegang pelaku.mendengar laporan tersebut iya menahan emosi dan menyarankan anaknya untuk tidak membeli sosis pelaku lagi.

Selang beberapa hari teman anaknya bisa bermain di seputaran rumahnya yang juga satu sekolah tidak terlihat olehnya seperti biasa kemudian Selamet (43) menanyakan kepada anaknya kemana temannya tersebut lalu anaknya mengatakan "Sakit karena dipegang kemaluannya sama kek Sosis " katanya.

Mendengar laporan anaknya tersebut kemudian iya mendatangi rumah teman anaknya tersebut dan menanyakannya dan sianak mengatakan apa yang dialaminya, sianak mengaku kalau kemaluanya telah dipegang dan dimasukan jari oleh pelaku.

Tidak hanya kedua anak tersebut yang telah mengaku dicabuli ternyata ada dua anak lagi yang juga melaporkan perbuatan Sikakek, dari pengakuan anak kepada orang tuanya perbuatan tersebut dilakukan si kakek disaat jam istirahat di sekolah saat itu Sikakek yang sehari - hari berjualan sosis dan bakso goreng mengunakan sepeda motor memarkirkan sepeda motornya diseputaran halaman sekolah dan duduk dibelakang bak jualanya mengunakan kursi.

Korban yang membeli dagangannya menggoreng sosis sendiri digorengan yang telah disediakan didalam steling jualan sikakek, sebelum korban menggoreng Sikakek menunjukan film tak senonoh di Hp androidnya kepada korban disaat korban menggoreng disitu Sikakek memegang kemaluan korban dari belakang.

Atas peristiwa tersebut akhirnya keempat orang tua siswi bermusyawarah disalah satu rumah tokoh masyarakat di desa tersebut yang dihadiri Kepala dusun I, Babinkamtibmas dan akhirnya mereka memutuskan untuk melaporkan si Kakek Ke Unit Perempuan dan Anak Polres Langkat,laporan keempat orang tua korban tersebut pada 26 Juli 2019 lalu.

Kabarnya Sikakek telah ditahan di Polres Langkat karena penyakit Asma Sikakek kumat akhirnya dilakukan perawatan disalah satu Rumah sakit di Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat.

Saat dikonfirmasi Kepala Unit PPA Polres Langkat Ipda Eko Budi Pranoto terkait kasus tersebut mengatakan bahwa tersangka sudah dikembalikan kepada kelurganya karena menderita sakit sesak napas,tersangka dikembalikan kepada kelurganya dengan jaminan kepala Desa terangnya kepada wartawan Sabtu (21/09/2019) melalui WA.(AR.Lim)
Share:
Komentar

Berita Terkini