Lurah Jangan Ragu Laksanakan Pembangunan Sarana & Prasarana Kelurahan

Editor: Irvan author photo
Lurah Jangan Ragu Laksanakan Pembangunan Sarana & Prasarana Kelurahan.


DETEKSI.co - Medan, Seluruh lurah diminta tidak ragu dalam melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan serta pemberdayaan masyarakat di wilayahnya masing-masing. Selain harus benar-benar melaksanakannya  sesuai dengan  peraturan yang berlaku, pembangunan yang dilakukan juga harus melibatkan masyarakat sekitar.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution dalam rapat membahas Tindak Lanjut Pelaksanaan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No.130/2018 tentang Pembangunan Sarana dan Parsarana Kelurahan serta Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan di Ruang Rapat III Balai Kota Medan, Senin (30/9/2019).

“Saya  bisa memahami jika ada keraguan dalam diri bapak dan ibu lurah untuk melaksanakan Permendagri No.130/2018. Apalagi  pelaksanaan pembangunan  sarana dan prasarana kelurahan baru pertama kali dilakukan yang penting bapak dan ibu lurah haru percaya diri dan melaksanakannya sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Wakil Wali Kota.

Sebagai contoh pekerjaan yang sudah ditangani Petugas Penanganan Parasana dan Sarana Umum (P3SU), jelas Wakil Wali Kota, tidak dimasukkan lagi dalam pelaksanaan pembngunan sarana dan prasarana kelurahan. “Begitu juga pekerjanya, bapak dan ibu lurah jangan menggunakan tenaga P3SU dalam pelaksanaan pembangunan  sarana dan prasarana kelurahan,” pesannya.

Akhyar juga berpesan kepada lurah untuk melibatkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) maupun tokoh masyarakat.

“Dengan demikian pembangunan sarana dan prasarana kelurahan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat diluar penanganan oleh OPD terkait. Di samping itu proses pembangunannya juga melibatkan masyarakat setempat. Agar lebih transparan lagi, pembangunannya di-upload media sosial,” ungkapnya.

Diakui Wakil Wali Kota, tantangan masing-masing kelurahan satu sama lain tentunya berbeda sehingga pembangunan sarana dan prasarana yang dilakukan juga berbeda. Meski demikian bilangnya, lurah tidak perlu ragu melaksanakannya. “Maksimalkan waktu yang dua bulan ini dan ojbatkan masyarakat sebanyak-banyaknya dalam pelaksanaan pembangunan rasana dan prasarana. Ingat sekali lagi, kerjakan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku,” pesannya. (ril/van)
Share:
Komentar

Berita Terkini