Oknum Guru di SMAN-8 Medan Diduga Makan Gaji Buta

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Medan, Ada ada saja, ternyata masih ada oknum guru di Sekolah Menengah Atas  Negeri (SMAN) 8 Medan , berinitial BS diduga "makan gaji buta. Pasalnya, oknum guru bidang studi Fisika tersebut, sejak bulan Juli 2019 lalu hingga saat ini (September 2019) tidak mengajar, karena tidak memiliki jam mengajar di SMAN-8.
               
Sejumlah guru yang ditemui wartawan di SMAN-8, Sabtu (21/9/2019) kemarin berharap agar instansi terkait, khususnya Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara untuk mengambil tindakan. Terkait sumber di SMAN-8 Medan menyebutkan, ketidakadaan jam mengajar oknum guru BS tersebut merupakan hasil rapat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika SMAN-8, dimana saat diadakan rapat MGMP, oknum BS tidak mau menghadiri rapat tersebut, sehingga rapat MGMP memutuskan jam mengajar bagi BS nol.

Sumber menambahkan, ketidakadaan jam mengajar oknum guru BS di SMAN-8 sudah dilaporkan pihak sekolah ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, namun hingga saat ini belum ada respon dari instansi terkait. Bahkan Inspektorat Sumut sudah mengetahui persoalan itu sesuai BAP di lapangan.

Guru mata pelajaran Fisika di SMAN-8 sendiri disebut berlebih, sementara jam mengajar di sekolah tersebut untuk bidang studi Fisika sebanyak 63 jam, ditambah lintas minat 9 jam ,sehingga jam mata pelajaran 72 jam, Semua guru pun sudah dapat sertifikasi karena memiliki jam tambahan mengajar di luar SMAN-8.
               
Sebenarnya tambah sumber, hasil rapat MGMP sudah dimediasi oleh  Inspektorat Cabang Dinas Medan Selatan bersama Dinas Pendidikan Sumut, Pengawas SMA dan semua guru bidang studi Fisika di SMAN-8. Namun tidak ada tindakan.

" Jadi oknum guru BS tersebut sejak bulan Juli 2019 hingga saat ini tidak ada jam mengajarnya, sehingga boleh dikatakan makan gaji buta. Makanya instansi terkait sudah sepatutnya bertindak agar tidak ada kerugian negara", kata beberapa guru.

Terpisah , Kepala Sekolah (Kasek) SMAN-8, JR Panjaitan yang dikonfirmasi wartawan tentang jam mengajar oknum guru BS di SMAN-8 Medan, membenarkan jika jam mengajar oknum guru BS di SMAN-8 nol dan tidak mengajar sejak bulan Juli 2019 hingga September 2019. Hal ini, kata JR Panjaitan sesuai Keputusan hasil rapat MGMP.

Kasek SMN-8 itu juga mengaku sudah menyurati Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara agar diambil inisiatif atau tindakan, namun hingga saat ini belum ada petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

Kasek SMAN-8 juga membenarkan tidak pernah memberikan surat keterangan buat BS untuk mengikuti pelatihan di Unimed. (Trs)
Share:
Komentar

Berita Terkini