Pemilik Lahan Jalan Afulu - Nias Barat Keberatan, Alasan Hibah Belum Ada

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Nias Barat, Peningkatan Struktur Jalan Afulu - Nias Barat, Bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2019, Penyedia Jasa : PT. Mandiri Tunas Djaya Gemilang, Nomor Kontrak : 02/KTR - APBN/Bb2-Wil3.S/PPK - 3.6/2019, Nilai Kontrak Rp. 47.596.796.123,33, Tanggal Kontrak 15 Juli 2019, Masa Pelaksanaan 168 Hari Kalender : Kini lagi dalam permasalahan tentang Hibah, Kayaknya Hak mereka di injak injak karena Pihak Rekanan, Melaksanakan Kegiatanya tanpa sepengetahuan kami sebagai Pemilik lahan, ungkap yang mewakili Salah seorang Pemilik lahan Berinisial YH, Jum'at (6/9/2019), Dimana mereka sama sekali, Belum menghibahkanya.

YH mengatakan Sejak Mulai Pekerjaan itu kami sebagai Masyarakat sangat mendukung karena Pembangunan ini adalah Untuk kita dan Milik Kita bersama, Demi Nias Barat Berdaya.

Selain itu juga, kami Pemilik lahan berharap agar surat hibah ini Jelas sehingga di kemudian hari tidak bermasalah, Mulai dari Lebar dan Panjangnya, Akan tetapi hingga saat ini surat hibah tersebut belum kami tanda tangani, Jelasnya.

Justru : Harapan kami tidak direspon oleh Pihak tertentu, Akhirnya Pada Tanggal 03 Agustus 2019, Tepat hari sabtu, Kami sejumlah Warga belum menghibahkan lahan tersebut, Membuat "Surat Pernyataan" bahwa Tidak pernah Menandatangani surat pada pembangunan Peningkatan Jalan Afulu - Batas Nias Barat, dan Kami Mempertahankanya, Untuk Tidak Dibangun, Sebelum ada kejelasan tentang "Surat Hibah", Ungkapnya.

Dihari yang sama Seorang pemilik tanah dan Didampingi oleh Ormas AMPI Nias Barat An. Tolondaodo Waruwu, meminta Para Pekerja Supaya jangan bekerja dulu, sebelum ada kejelasan Hibah sehingga pada saat itu para Pekerja berhenti kerja dan langsung semua perkakas mereka bawa pulang.

Ketua Ormas AMPI Nias Barat Tolondaodo Waruwu menegaskan kami bukan menghalangi pembangunan Pemernitah tetapi Kami hanya meminta supaya berhenti kerja pada lahan yang belum dihibahkan, Tegasnya.

Untuk memastikan info tersebut Pers DETEKSI.co, langsung melakukan pemantauan di lokasi pembangunan tersebut yang Diduga bermasalah tentang hibah, Senin 02/09/19, Ternyata Pemilik Tanah, Telah membuat Palang dan ada tulisan yang "Dilarang Masuk TRUK & Tanah Ini Belum Kami Hibahkan".

Pengamatan pers DETEKSI.co, ada 2 (dua) Lokasi yang diduga belum ada hibah bahkan Pemilik lahan telah membuat palang agar tidak diteruskan sebelum ada kejelasan hibah yakni : Kampung Baru, Desa Sirombu Kec Sirombu dan Luaha Zebolo, Kec. Mandehe Barat Kab. Nias Barat.

Ketika konfirmasi kepada Kordinator Lapang J. Sitorus Melalui Via WhatsApp, Mengatakan Kalau Masalah Hibah Tanah kan Gak ada sama kita dan kita telah di kontrak Pemerintah Kerja, Lahan Tidak bermasalah Pak, Jika tidak bisa bernegosiasi dengan mereka, Tentu kami menghadap Bupati Nias Barat, Kami dengar Arahan Beliau.

Lebih lanjut pers konfirmasi kepada J. Sitorus melalui WA, menurut Bapak dengan adanya sanggahan dari warga, Apakah kegiatan tersebut dilanjutkan Pak ?... Jawabnya  menurut saya Tetap Kerja, Sambil menunggu Arahan dari Bupati, Ungkapnya J. Sitorus sebagai KORLAP.

Sementara Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu mengatakan Peningkatan Struktur Jalan Afulu - Batas Nias Barat, Sebaiknya Janganlah kita Masyarakat mempersulit dan menghambat Pembangunan tersebut, Terutama bagi yang punya lahan karena pembangunan ini untuk Nias Barat, yang jelas bukan kepentingan Orang lain. Untuk itu marilah kita mendukung kegiatan tersebut sampai selesai, Demi kemajuan Nias Barat. (Ut Gulo)
Share:
Komentar

Berita Terkini