Penusukan Siswi SMK Andriana Noven, Polisi Buru Saksi di Luar Bogor

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Bogor, Delapan bulan lamanya sejak peristiwa penusukan Andriana Yubelia Noven siswi SMK  Baranang Siang, pada 8 Januari 2019 lalu sampai saat ini pelaku penusukan masih berkeliaran bebas.

Sisiwi cantik itu menjadi korban kekejaman pelaku penusukan di Jalan Riau, gang belakang Masjid Raya Kota Bogor RT 3/4 Kelurahan Baranang Siang, Bogor Timur, Kota Bogor. Bukti CCTV yang berada di lokasi pun tidak banyak membantu pihak kepolisian untuk menemukan pelaku.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan bahwa kasus penusukan Andriana Yubelia Noven  saat ini ada perkembangan baru.
Iya ini ada temuan baru, makanya tadi diawal saya bilang ini ada progres, katanya di Mako Polresta Bogor Kota Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Rabu (3/9/2019) sekitar pukul 16:00 wib 

Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan penelusuran data atau profileling terhadap beberapa saksi baru.

Saksi yang masih dalam pengejaran ini pun belum pernah diperiksa sebelumnya.
Ada beberapa orang yang sudah kita indikasikan yang belum pernah tersentuh sebelumnya dan sekarang kita mencoba mengaitkan kepada yang bersangkutan, kita butuh data pendukung dulu, tapi orang-orang ini sudah kita taping keberadaanya ada dimana, katanya 

Untuk menguatkan bukti pemeriksaan saat ini pihak kepolisian sedang melakukan kembali proses pengajuan permohonan untuk melihat data IT.
Data IT tersebut berfungsi untuk mendukung dan menjadi bukti yang sah jika nantinya pelaku penusukan sudah diketahui.

Kita sudah mengajukan pemohonan data lagi untuk melihat yang bolong-bolong kemarin dan mungkin dalam minggu ini datanya bisa keluar kita tau beberapa orang yang sudah kita profiling sudah dua atau tiga orang bukan di wilayah Bogor tapi di luar Bogor dan sekarang sudah dalam pengejaran, data IT yang kita minta, bisa CCTV bisa yang lainnya, karena kan kita kan berjenjang kita minta mulai dari Polda hingga ke Mabes Polri, supaya nantinya jika itu jadi bukti IT juga secara sah secara prosedur, ujarnya

Ia pun mengakui bahwa pemecahan kasus penusukan Noven memiliki tingkat kesulitan yang cukup sulit karena minimnya saksi dan alat bukti di lokasi.
Meski demikian pihaknya menyakini bahwa kasus penusukan tersebut bisa diselesaikan dengan menemukan pelaku penusukan.

Setiap perkara tingkat kesulitan berbeda beda, Noven (kasus penusukan) sudah jelas tidak ada saksi CCTV blur, susahkan, kesulitannya disitu, saksi tidak ada CCTV, alat bantu di tkp juga tidak ada bukti-bukti itjuga lemah semua sudah kita ambil dari medsos korban tapi masih lemah baru ada perkembangan selanjutnya kita oprek-oprek kita keker-keker (bidik), jadi sabar, Insya Allah ini pasti terungkap, ujarnya ( Deddy rizqy )
Share:
Komentar

Berita Terkini