Peringati Hari Santri, GP Ansor Kota Bogor Adakan Konfercab

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co - Bogor, Pemuda (GP) Ansor Kota Bogor akan mengadakan konferensi cabang (konfercab) GP Ansor untuk menentukan penerus Ketua GP Ansor saat ini Rahmat Imron Hidayat.

Dalam konfercab yang juga bertepatan dengan hari santri, panitia akan memberikan kejutan kepada para santri dan alim ulama Kota Bogor dihari santri nasional yang dijadwalkan tanggal 20 Oktober 2019.

Steering Committee (SC) hari santri Nasional tingkat Kota Bogor Budi Kurniawan mengatakan, agenda hari santri nasional tingkat Kota Bogor dijadwalkan pada tanggal 20 Oktober 2019, perayaan ini menginjak tahun keempat setelah adanya pengakuan dari pemerintah pada tanggal 22 Oktober tahun 2015 di tetapkan menjadi hari santri Nasional.

Kegiatan lebih awal dari jatuhnya hari santri, dikarenakan adanya persiapan pemberian kado terbaik untuk para santri dan kiyai di Kota Bogor. Selain itu akan dilaksanakan Konfercab GP Ansor untuk melaksanakan regenerasi kepemimpinan. Dari tahun ke tahun, GP Ansor Kota Bogor regenerasi bisa tetap menunjukkan eksistensinya, ungkap Budi.

Budi melanjutkan, sebelum puncak acara kegiatan ada juga kegiatan tanggal 19 Oktober 2019, yaitu dilakukan latihan kepemimpinan dasar yang diikut 300 lebih santri. Kemudian har berikut konfercab GP Ansor akan melibatkan 3.000 santri dan 200 alim ulama SeKota Bogor.

Ada pembacaan qori terbaik dengan formasi kwartet atau empat orang dengan salah satu pembacanya juara qori nasional dari Kota Bogor. Kegiatan akan diisi tausyiah kebangsaan oleh Ketua PCNU K.H. Hasan Nuri Hidayatullah. Kegiatan-kegiatan ini untuk menunjukkan dimasa kepengurusan, Rahmat Imron Hidayat ingin memberikan yang terbaik,tambahan.

Sementara itu Ketua SC Konfercab GP Ansor Kota Bogor Adam Malik mengatakan, konfercab kali ini bersamaan dengan momen perayaan hari santri nasional. Tapi pada intinya konfercab GP Ansor kali ini, bagaimana persyaratan, pengambilan formulir dan akan dicari bibit unggul untuk meneruskan estafet kepemimpinan dari ketua saat ini yang akrab disapa Romy.

Penyelenggara konfercab ini dapat menyaring bibit unggul GP Ansor. Tanggal 27 September 2019 dibuka pendaftaran hingga 21 September 2019 batas pengembalian formulir. Lalu tanggal 23 September 2019 penentuan lolos atau tidaknya persyaratan administratif. Berikutnya ada tes wawasan secara tertulis, kami akan lebih mendalami ke organisasian calon atau ke Nahdatul Ulama (NU)an dari calon. Dilakukan tes wawasan umum dengan penguji satu ketua PC atau wanhat GP Ansor, kedua dari kiyai kultur dan ada dari PC NU Kota Bogor,ungkapnya 

Ditempat yang sama, Ketua GP Ansor Kota Bogor Rahmat Imron Hidayat menuturkan, hari ini banyak jebolan pesantren yang menjadi pemimpin negara ini, bukan sekedar bisa mengaji santri ini, tapi bisa menjadi pemimpin. Santri siap menyongsong era industri.

Maka untuk memberikan apresiasi, kami akan gelar juga Santri award. Ada juga kejutan untuk para santri dan alim ulama. Terkait calon penerus saya, banyak nama-nama dan sosok muda. Ada Ahamda Bustomi, Ahmad Irfan, Anjas Andhika Barus, disusul ketua KNPI Bagus Maulana, Budi Kurniawan, ada nama muda juga Muhammad Riyadul Muslim dan pengurus GP Ansor yaitu Samsudin. Nama-nama itu yang memenuhi syarat, tapi tidak menutup kemungkinan untuk calon ketua yang lain akan muncul nama baru, terangnya.

Pria yang akrab disapa Romy itu, mengaku tidak akan maju kembali dalam konfercab dikarenakan mempunyai niatan memberikan kesempatan kepada kader-kader GP Ansor untuk berkhidmat.

Regenerasi itu sangat diperlukan. Dalam kesempatan ini juga kami mengenalkan logo konfercab ke delapan dengan tema ‘hikmat santri, rahmat bagi NKRI’ pungkasnya.( Deddy rizqy )
Share:
Komentar

Berita Terkini