Unggah Video Siswa SMK N 1 Lahewa, Diduga di Skenariokan Oleh Oknum Guru

Editor: DETEKSI.co author photo
DETEKSI.co – Nias Utara, Video yang mengaku siswa SMK Negeri 1 Lahewa yang di unggah melalui facebook di Grup Forum Nias Utara, dalam video tersebut mengklarifikasi pemberitaan salah satu media online terkait dugaan pungutan pada penerimaan dana Program Indonesia Pintar (PIP).

Video yang berdurasi 1,38 menit tersebut diduga disl skenariokan atau diarahkan oleh oknum salah seorang Guru disekolah itu pada tanggal 11 September 2019

Dugaan tersebut diatas diperkuat dengan adanya keberatan pihak keluarga siswa salah satu pemeran video yang diunggah, dimana kakak kandung dari siswa berinisial WTL kepada Wartawan menyampaikan kekecewaannya dan tidak terima adiknya ditugaskan menjadi pemeran video yang dimaksud.

“ Atas Viralnya video tersebut, kami merasa adik kami dimanfa'atkan oleh oknum salah seorang Guru “ ucapnya.

Kami dari keluarga siswa keberatan atas tindakan oknum guru yang sengaja mempengaruhi atau menghasut anak didiknya melakukan tindakan tidak baik. Karena ulah oknum Guru tersebut adik kami WTL terbawa bawa dalam masalah dan sampai di laporkan ke pihak berwajib,cetus keluarga pemeran video.

Atas nama keluarga siswa (WTL) kami minta kepada pihak sekolah supaya dapat mempertanggung jawabkan kejadian itu, sebab video tersebut dibuat pada waktu jam Proses belajar mengajar. Oknum guru yang terlibat sebagai dalang pembuatan video tersebut agar di tindak tegas sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku guna terciptanya anak didik yang baik sebagai Generasi Penerus Bangsa, harapnya.

Diceritakannya, setelah kami melihat video yang diposting lewat Facebook tersebut, langsung kami tanyakan kepada adik kami WTL dan mengakui bahwa benar itu video yang mereka buat. Adik kami mengatakan video itu dibuat atas perintah seorang oknum Guru berinisial SW, Teks kata demi kata dalam video itu semuanya diberikan oknum guru kepada adik kami, aku WTL kepada kami. Tutur abang salah seorang pemeran video kepada Wartawan.

Ditempat terpisah Senin (16/9/2019) Febeanus Zalukhu yang disebut dalam video yang diunggah lewat akun Berkat M Lase di grup Forum Nias Utara itu, mengatakan atas Viralnya video tersebut keberatan karena merasa dirugikan, baik terhadap pribadinya.

Diterangkannya, sebelum berita itu di terbitan, kita telah konfirmasi kepada pihak sekolah (Kasek, Sulaeman Harefa) dan beberapa nara sumber lainnya. Saat kita konfimasi kepada Kaseknya pada tanggal 10 September 2019 di ruang kerjanya di SMK 1 Lahewa, Kasek mengakui adanya pembayaran dari siswa sebesar Rp. 200 ribu/ siswa dan itu atas kesepakatan.

Ini juga terbukti dalam video yang diunggah siswa membenarkan bahwa mereka telah memberikan uang kepada pihak sekolah sesuai dengan apa yang saya beritakan beserta rinciannya, ucap Febeanuas.

“ Viralnya video yang mengucapkan berita yang kita rilis melalui salah satu media online tidak benar alias Hoax, sudah kita laporkan ke pihak penegak Hukum “, ucap Febeanus.

Ketika Deteksi.co mencoba konfirmasi kepada Kasek SMK N 1 terkait kejadian ini via seluler ke nomor 08224207xxxx (Senin, (16/9/2019) sekitar jam 10 pagi mengatakan “ maaf pak sedang rapat dan pada jam 15.05 saat kembali menghubungi Kasek, pihaknya tidak menerima panggilan telepon melainkan mengirimkan SMS “ Sedang rapat. Nanti aku hubungi “.

Sementara Ketua Komite SMK N 1 Lahewa, Bedali Lase, S. PdK ketika Deteksi.co menghubungi kenomor selulernya Senin (16/9/2019) mengatakan bahwa benar sudah dengar informasi terkait uang yang dikumpulkan siswa penerima dana PIP sesuai kesepakatan Guru dengan siswa, namun besaran/ nominalnya saya kurang tahu berapa jumlahnya. Informasi yang kita dapatkan uang tersebut digunakan untuk menyewa mobil ke Gunungsitoli (kendaraan para penerima PIP) dan keperluan lainnya, mengingat siswa baru kembali sore bahkan malam, mengingat antrian di Bank.

" Saya sedang diluar daerah, nanti kalau saya sudah kembali ke Lahewa akan saya adakan rapat Komite bersama Dewan Guru untuk mengklarifikasi kejadian tersebut," ucap Bedali Lase. (F. Lahagu)
Share:
Komentar

Berita Terkini