Baru Tiba Dari Kabanjahe, "Mawar" Diperkosa Dikamar Mandi

Editor: Irvan author photo
Tampak Mawar duduk di SPKT saat mengadu.


DETEKSI.co - Delitua, ‪Sebut saja namanya Mawar (14), warga Kabanjahe Kabupaten Karo.
Gadis malang ini diperkosa dan disekap selama dua hari oleh seorang pria yang sering mangkal di salah satu stasiun bus jurusan Medan Tanah Karo, berada di Jalan Jamin Ginting. Karena trauma dan malu atas perlakuan tidak pantas itu, maka Mawar bersama orangtuanya, berinisial JG (39), mendatangi Mapolsek Delitua, guna membuat laporan pengaduan, Senin (30/9/2019).

Informasi diperoleh wartawan di kepolisian menyebutkan. Penyekapan dan pemerkosaan yang dialami Mawar bermula ketika Mawar pergi dari rumahnya yang ada di Kabanjahe menuju ke Kota Medan, guna menemui bibinya yang tinggal di daerah Kecamatan Sunggal, pada Jum'at (28/9/2019) lalu.

Setibanya di salah satu stasiun bus, berada di Jalan Jamin Ginting, korban langsung turun dari bus, dan berniat menyambung Angkutan Kota (Angkot), yang menuju ke rumah bibinya. Namun sial, ketika akan naik angkot, tas miliknya, yang berisikan pakaian dan sejumlah uang, tertinggal didalam bus, sehingga dirinya terpaksa membatalkan naik angkot, dan kembali mendatangi loket bus yang ditumpanginya tadi, untuk menanyakan keberadaan tasnya.

Sesampainya diloket bus, Mawar bertemu dengan seorang pria yang tidak di kenalnya (OTK). lalu, pria itu bertanya pada Mawar, namun, setelah Mawar menceritakan tujuan mendatangi loket bus, pria itu langsung menawarkan jasa baiknya, untuk membantu Mawar menemukan bus yang di tumpanginya dari Kabanjahe tadi. Karena bus itu sudah pergi dari stasiun, kemudian, sambil menunggu bus kembali ke stasiun, pria itu mengajak Mawar ke sebuah warung yang berjarak sekitar 10 Meter dari loket bus tersebut.

Namun, setelah ditunggu di warung sampai malam, sekira pukul 20.00 WIB, bus yang dinanti tak kunjung datang, sehingga Mawar menumpang mandi di warung tersebut, jelasnya.

 Akana tetapi, pada saat Mawar sedang mandi, tiba-tiba pintu kamar mandi di ketuk-ketuk dari luar, mendengar ketukan itu, Mawar pun membukanya. Setelah pintu dibuka, ternyata yang mengetuk pintu pria yang mengajak Mawar duduk diwarung. Mengetahui itu, Mawar pun langsung menutup kembali pintu kamar mandinya.

Tak disangka, pria itu menahan pintunya, dan langsung nyelonong masuk ke dalam kamar mandi, serta memeluk Mawar erat-erat, sambil mengancam akan membunuh, jika Mawar berteriak, kata Mawar.

“Walau saya terus meronta, tetapi pria itu terus memeluk saya dengan erat, dan mengancam akan membunuh saya, jika saya berteriak,” ungkap Mawar.

Karena takut dibunuh, maka Mawar pun diam saja dan membiarkan pria itu berbuat tidak pantas pada dirinya. Selanjutnya dengan leluasa pria itupun memperkosa Mawar. Setelah puas mencabuli Mawar, selanjutnya pria itu membawa Mawar ke salah satu rumah yang tak jauh dari stasiun bus, agar mawar tidak pergi kemana-mana. Dan ke esokan harinya, pria itu kembali lagi menggauli Mawar dilokasi yang sama.

Walaupun Mawar tidak suka diperlakukan seperti itu, namun Mawar tidak berdaya untuk melawannya, terang Mawar.

“Saya sangat tanda kali dengan wajahnya. Tapi saya tidak tau namanya,” beber Mawar.

Sementara orang tua Mawar, berinisial JG (39), setelah mengetahui kalau putrinya belum sampai ke rumah bibinya, menjadi bingung dan cemas. JG pun memutuskan datang ke Kota Medan, guna mencari tau keberadaan Mawar. Saat JG mencari putrinya berkeliling di stasiun, dia (JG), melihat putrinya sedang berada di dalam salah satu bus. Melihat putrinya itu,  JG langsung memanggilnya, dan menanyakan kepada putrinya, apa yang telah terjadi pada putrinya. Mendapat pertanyaan dari orangtuanya, Mawar pun menceritakan pengalaman pahit yang telah menimpa dirinya kepada orang tuanya.

Mendengar penuturan putrinya, hati dan perasaan JG pun hancur. Dengan geram dan emosi yang memuncak, JG berusaha mencari pelaku, namun tidak ditemukan. Akhirnya JG memilih menempuh jalur hukum.

Ditemani putrinya, JG mendatangi
 Mapolsek Delitua guna melaporkan peristiwa yang menimpa putrinya. Kepada petugas kepolisian JG berharap, agar pelaku dapat segera ditangkap, dan di jebloskan ke penjara, guna mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya.

Kapolsek Delitua Kompol Efianto, ketika dikonfiormasi masih memeriksa korban serta melakukan visum ke rumah sakit, guna melengkapi berkas perkaranya, terangnya. (Dc/red)





NB: Mawar = Cintya Ginting...

JG = Jombang Ginting...


Teks Foto:
Tampak Mawar duduk di SPKT saat mengadu.
Share:
Komentar

Berita Terkini