Diiming Nasi Goreng dan Uang Rp 2000, Perdator Anak Ini Sukses Cabuli Dua Bocah Abang Beradik di Gudang Kosong

Editor: Irvan author photo
Diiming Nasi Goreng dan Uang Rp 2000, Perdator Anak Ini Sukses Cabuli Dua Bocah Abang Beradik di Gudang Kosong. (foto/Boim) 

DETEKSI.co - Belawan, Diiming iming nasi goreng dan mie goreng oleh seorang pria bernama M. Ari (37) warga Jalan Pancing 4, Komplek Abeng, Lingkungan 5, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan berhasil mencabuli dua bocah abang beradik.

Kedua korban masing - masing berinisial MSA (11) dan FR (9) warga Kecamatan Medan Labuhan. Sang predator anak ini mencabuli para korban disebuah gudang yang berada di kawasan Kecamatan Medan Labuhan.

Terbongkarnya aksi bejat pelaku terbongkar ketika orang tua mendengar pengakuan anaknya kalau mereka telah dicabuli oleh pelaku didalam sebuah gudang, pada saat kedua korban sedang tertidur.

Mendengar pengakuan kedua anaknya tersebut, sontak orang tua korban murka dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Medan Labuhan. Setelah menerima laporan dari orang tua korban pada tanggal 6 Oktober 2019. Kemudian Petugas melakukan pencarian terhadap pelaku. Tidak berapa lama pelaku akhirnya berhasil ditangkap.

Berdasarkan pengakuan pelaku, setiap menjalankan aksinya pelaku mengimingi para korbannya dengan mie goreng dan nasih goreng.

"Aksinya ini sudah dilakukan sejak bulan April tahun 2019, lalu. Setiap kali beraksi pelaku selalu mengimingi para korban dengan makanan dan uang Rp.2000," ungkap Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP H. Ikhwan didampingi Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edi Syafari saat press rilis di Mapolsek Labuhan, Rabu (9/10/2019) sekitar pukul 12.30 WIB.

Sementara Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edi Syafari menjelaskan perbuatan itu pertama selaki dilakukan pelaku terhadap korban MSA sebanyak dua kali lalu, kemudian aksi bejatnya itu kembali berlanjut kepada korban FR ditempat yang sama.

"Kedua korban masih abang beradik, kalau MSA sudah dua kali dicabuli dengan cara memasukan kemaluan pelaku ke dubur korban. Sedangkan adiknya baru sekali dicabuli oleh pelaku," terang Edy.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang - Undang Perlindungan Anak dengan pasal 76 jo 82 dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

Sedang pelaku saat diwawancarai DETEKSI.co mengatakan, dirinya melakukan hal tersebut akibat terpengaruh video porno yang ditontonnya dari Handaphone miliknya.

"Saya sering melihat film porno dan saya pun terangsang saat melihat korban saat sedang tidur. Aku tidak ada mengancam mereka, aku hanya janjikan mie goreng dan nasi goreng aja," aku pelaku. (Boim)
Share:
Komentar

Berita Terkini